Perhatian! Penerbit Emas Sandi Uno Saham Buyback Rp 530 miliar

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan tambang emas Saratago Group milik Menparekraf Sandiaga Uno dan pengusaha Edwin Soeryadjaya, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berencana membeli kembali (membeli kembali) saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (16/4), Merdeka Copper berencana melakukan hal tersebut. membeli kembali dari saham perusahaan sebesar 1% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh atau sebanyak-banyaknya 229.033.658 lembar saham.

Melakukan membeli kembali Untuk saham tersebut, MDKA menyiapkan alokasi dana maksimal Rp 530 miliar. Angka ini memperhitungkan biaya perantara dan biaya lainnya.

Tindakan membeli kembali sendiri akan dilakukan secara bertahap dalam waktu maksimal 18 bulan sejak tanggal persetujuan membeli kembali dibagikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 Mei 2021. Dengan kata lain, program ini akan berakhir sebelum 25 November 2022.

Salah satu pertimbangan MDKA dalam melakukannya membeli kembali adalah memiliki fleksibilitas yang memungkinkan perusahaan untuk menjaga kestabilan harga saham MDKA, jika harga saham tersebut tidak mencerminkan nilai / kinerja perusahaan yang sebenarnya.

Pertimbangan lain yaitu terkait pelaksanaan program insentif jangka panjang atau Insentif Jangka Panjang (LTI) bagi karyawan dan / atau Direksi dan / atau Dewan Komisaris Perseroan dan / atau anak perusahaan.

Hal tersebut dilakukan untuk memacu kinerja perseroan dan / atau anak perusahaannya.

“Perseroan memperkirakan, penerapan buyback saham perseroan tidak akan menyebabkan penurunan pendapatan perseroan,” jelas manajemen MDKA, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (20/4).

Selain itu, MDKA menegaskan hal itu karena tidak berdampak pada penurunan pendapatan akibat adanya rencana tersebut membeli kembali saham, maka tidak ada perubahan laba proforma perusahaan.

Harga penawaran pembelian kembali saham mengacu pada Pasal 10 dan Pasal 11 POJK 30/2017.

Untuk aksi korporasi ini, Merdeka Copper akan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas untuk melakukan prosesnya membeli kembali saham perusahaan melalui BEI.

Sebelumnya, MDKA membukukan laba bersih US $ 36,19 juta atau setara dengan Rp. 521,14 milyar sepanjang tahun 2020 dengan asumsi nilai tukar Rp. 14.400 per US $.

Nilai tersebut turun 48,57% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US $ 70,83 juta atau sekitar Rp. 1,01 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Kamis (15/4) lalu, sepanjang 2020 pendapatan operasional MDKA turun 20,14% menjadi US $ 321,86 juta atau setara Rp 4,63 triliun dari sebelumnya US $ 402,03 juta.

Data BEI mencatat, saham MDKA minus 6,30% pada Rp 2.230 / saham. Pekan saham ini naik 4,21% dan di bulan lalu turun 6%.

[Gambas:Video CNBC]

(adf / adf)


Source