Pemerintah belum menentukan biaya haji 2021: Kementerian

Belum ada keputusan. Biaya haji tahun ini masih dibahas intensif oleh Panitia Kerja Kementerian Agama dan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Jakarta (ANTARA) – Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2021 belum ditentukan, dan akan diadakan rapat panitia kerja untuk membahas hal tersebut, menurut Kementerian Agama.

“Belum ada keputusan. Biaya haji tahun ini masih dibahas secara intensif oleh Panitia Kerja Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR,” kata Plt Dirjen Pelaksanaan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi. H. Dasir, dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu.

Dasir mencatat, kementerian dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) belum menentukan biaya haji tahun ini. Angka-angka yang dihadirkan dalam Rapat Dengar Pendapat Bersama dengan Komisi VIII hanyalah skenario.

Pembahasan yang berpusat pada biaya haji pun dimasukkan dalam tahap persiapan dan mitigasi penyelenggaraan haji saat pandemi.

Pembahasan dilakukan sembari menunggu informasi resmi dari Arab Saudi terkait kuota pemberangkatan jemaah haji tahun ini. Oleh karena itu pembahasan biaya haji dilakukan atas dasar beberapa asumsi kuota, sesuai skenario yang dirumuskan.

“Karena belum ada kepastian kuota, pembahasan biaya haji berdasarkan asumsi, mulai dari kuota 30 persen, 25 persen, 20 persen, bahkan hingga hanya lima persen,” ujarnya.

Sementara itu, dia tidak mempermasalahkan potensi kenaikan biaya haji karena tiga faktor yang mempengaruhi: kenaikan nilai tukar dolar, kenaikan pajak dari lima persen menjadi 15 persen, dan keharusan menerapkan protokol kesehatan.

“Haji saat pandemi membutuhkan pemeriksaan swab, menjaga jarak, dan membatasi kapasitas ruangan. Ada juga ketentuan karantina dan lain-lain. Semua itu tentu akan berdampak pada biaya haji,” tandasnya.

Ia menegaskan Kementerian Agama bersama Komisi VIII sedang mempersiapkan persiapan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Misalnya, untuk mengurangi mobilitas saat haji, kementerian berencana menyediakan makan tiga kali sehari, sehingga jemaah tidak harus keluar-masuk mencari makan.

“Kementerian Agama bersama Komisi VIII akan terus berupaya semaksimal mungkin. Makanya, jika ada kenaikan biaya haji diharapkan tidak membebani jemaah,” kata Dasir.
Berita terkait: 8.975.366 orang Indonesia telah divaksinasi COVID-19 sejauh ini

Berita terkait: Indonesia akan menerima 10 juta dosis vaksin Sinovac April ini

Menutup
DIEDIT OLEH INE

Source