Pembongkaran Rumah Kosong di Kebon Jeruk, Korban Klaim Kerugian Hingga Rp 1 Miliar Halaman Semuanya

JAKARTA, KOMPAS.com – Kerugian pencurian rumah kosong di Jalan Kedoya Alkamal Blok A15 / 27 RT 04 / RW 04 Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mencapai sekitar Rp. 1 Milyar.

“Kerugian yang dilaporkan polisi mencapai Rp 1 miliar,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Robinson Manurung, saat ditemui, Selasa (23/3/2021).

Pelaku mendobrak tembok, kusen, toilet dan kayu di dalam rumah. Selain itu, pelaku juga mengambil barang pecah belah.

“Ada keramik dengan kayu. Lalu lampu hias, sofa, dan meja makan jati besar belum ditemukan, masih di cari,” jelas Robinson.

Baca juga: Pencurian Rumah Mewah di Kebon Jeruk: Pelaku Pembongkaran Bahan Bangunan

Dalam kasus ini, pelaku memerintahkan sejumlah tukang untuk membongkar rumah korban. Pembongkaran dilakukan oleh lima pekerja.

Mereka diamankan di TKP Sabtu lalu, yakni SG (47), ES (50), WA (33), KA (50), SU (58).

“Buruh mengaku sebagai orang yang disuruh melakukan pembongkaran rumah oleh SU alias N dengan imbalan upah Rp 125.000 per hari, dengan maksud mengambil bahan bangunan tersebut,” kata Robinson.

Polisi saat ini memburu dua pelaku yang memerintahkan pembongkaran rumah tanpa izin pemiliknya. Keduanya berinisial H dan A.

Kepada polisi, SU mengaku ditawari untuk membeli kayu oleh orang lain berinisial H. Disepakati harga kayu tersebut Rp. 15.000.000 dan Rp. 6.000.000 telah dibayarkan.

Baca juga: Polisi memburu dua orang yang menginstruksikan pembongkaran rumah kosong di Kebon Jeruk

H menyuruh SU untuk membawa sendiri kayu tersebut ke rumah korban. Untuk keperluan tersebut, SU mendatangi rumah korban pada hari Sabtu.

Sepengetahuan SU, H mengaku membeli kayu dari seseorang berinisial A.

Kronologi pengungkapan

Kronologi terungkapnya rumah tersebut dimiliki oleh Rudi Hartodjo (53). Rumah tersebut merupakan warisan dari orang tuanya dan kosong.

Awalnya, MH (56), pemilik rumah, melihat sekelompok orang yang tidak dikenalnya sedang bekerja membongkar material rumah pada Sabtu pekan lalu.

Dia kemudian bertanya mengapa rumah itu dibongkar. Para pekerja tersebut mengatakan bahwa mereka diperintahkan oleh orang lain untuk menghancurkan rumah tersebut.

MH segera menghubungi pihak keamanan dan polisi kompleks.

Baca juga: Saksi Keamanan: Pembongkaran Rumah Kosong di Kebon Jeruk Sudah Dua Minggu Berlangsung

Kemudian para pekerja dan barang bukti berhasil diamankan untuk penanganan atau pemrosesan lebih lanjut, kata Robinson.

Video kondisi rumah yang sebelumnya sempat terekspos viral di media sosial. Dalam video tersebut, bagian lantai dan dinding rumah mewah tersebut mengalami kerusakan.

“Ini benar-benar kurang ajar, Pak. Berani mati ini. Ini benar-benar berani mati,” kata salah satu orang dalam video itu.

Source