PBSI Mengungkap Alasan Hanya Mengirim 3 Perwakilan ke India Open 2021

Jakarta

PP PBSI hanya mengirimkan tiga wakilnya ke turnamen India Open 2021. Kepala Bidang Pengembangan Prestasi, Rionny Mainaky menjelaskan alasannya.

Usai gagal tampil di All England, PBSI mengalihkan fokus timnya ke turnamen lain menuju Olimpiade Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus 2021. India Open yang berlangsung 11-16 Mei di New Delhi salah satunya.

Pada ajang level 500, Indonesia hanya menurunkan tiga wakil. Dua dari ganda campuran, Hafiz Faizal / Gloria Emanuelle Widjaja dan Adnan Maulana / Mychelle Christine Bandaso. Satu lagi dari nomor ganda putra, Sabar Karyaman Gutama / Moh. Reza Pahlewi Isfahani.

Jumlah tersebut relatif kecil dibandingkan partisipasi Indonesia di turnamen sebelumnya. Rionny mengaku memiliki pertimbangan khusus untuk pengiriman atlet kali ini. Salah satunya adalah mengejar poin olimpiade.

“Kami hanya fokus pada Hafiz / Gloria untuk tampil di India Open untuk mengejar poin olimpiade. Dibandingkan pemain lain yang relatif aman, posisi Hafiz / Goria masih berisiko tergeser. Jadi harus berjuang di turnamen, “Kata Rionny. detikSport, Senin (12/4/2021).

Sedangkan Adnan / Mychele bertugas sebagai pendamping dan sparring. Untuk Sabar / Reza masuk sebagai waiting list, ujarnya.

Seperti diketahui, Hafiz / Gloria saat ini berada di posisi kedelapan klasemen jalan menuju Tokyo 2020. Posisinya belum sepenuhnya aman dan berpeluang tergeser pasangan lain.

Lebih dari itu, PBSI juga mengkhawatirkan pandemi COVID-19 yang belum juga mereda. Sementara itu, masih ada dua laga kualifikasi Olimpiade lagi yang jaraknya relatif berdekatan, yakni Malaysia Open (25-30 Mei) dan Singapore Open (1-6 Juni).

“Iya kita lihat juga kondisi anak-anak dan suka duka COVID-19 yang bisa dikatakan masih memprihatinkan. Jadi sebaiknya penyiapan anak-anak yang selamat (lolos olimpiade) difokuskan. tentang Malaysia dan Singapura sebagai bahan evaluasi kami juga, “jelas mantan. pelatih tim nasional Jepang.

Rionny pun berharap turnamen ini bisa menjadi kesempatan bagi Hafiz / Gloria untuk meningkatkan peringkatnya di rangking kualifikasi olimpiade. Ia tak ingin Hafiz / Gloria mendapat hasil serupa di Swiss Open. Diprediksi juara, tapi tersingkir di babak pertama.

“Harapan kami bisa mencapai semifinal atau final yang penting menambah poin sebanyak-banyaknya. Seperti Swiss Open kemarin. Jadi semoga bisa lebih fokus,” kata Rionny.

(mcy / cas)


Source