Ngenes! Investor Baru Lupa Beli Saham Menggunakan Modal Nikah

Jakarta

Ada lagi fenomena investor saham baru membeli saham menggunakan hot money, seperti pinjaman online. Bahkan ada yang menggunakan uangnya untuk menikah. Minimnya pendidikan membuat mereka nekat melakukan hal-hal yang memiliki resiko sangat tinggi.

Pendiri Proyek WH, William Hartanto, menyebut ini sebagai fenomena lupa diri. Tak hanya uang hasil utang, ia juga kerap mendapat keluhan dari investor yang membeli saham menggunakan uang modal perkawinan.

“Ini fenomena lupa diri. Saya sudah sering menemui kasus seperti ini, ada yang memasukkan modal nikah ke dalam saham dan akhirnya merugi,” ujarnya kepada detikcom, Minggu (17/1/2021).

Padahal menggunakan pinjaman pinjaman untuk membeli saham sama saja dengan menggandakan risiko investasi. Karena bagaimanapun, saham merupakan instrumen investasi yang memiliki resiko tinggi, sedangkan hutang pinjaman juga membawa resiko dalam hal bunga yang mencekik.

Oleh karena itu, menurut William, investasi atau perdagangan saham sebaiknya menggunakan cold money. Sehingga saat risiko muncul, biaya hidup tidak terganggu.

“Sumber uangnya harus cold money, meski nilainya kecil, asalkan keuntungannya terus meningkat,” imbuhnya.

William juga mengingatkan bahwa perdagangan saham jangan hanya membeli tanpa analisis sebelumnya. Perhatikan profil perusahaan, termasuk fundamental dan hindari saham goreng.

“Pastikan likuiditas perdagangan saham tinggi, jangan sampai bidnya hilang tiba-tiba alias fried stock. Selalu analisa timing jual beli. Bahkan perusahaan terbaik yang harga sahamnya bisa turun sesekali, jangan beli, ”jelasnya.

(das / dna)

Source