Negara ini memiliki Menteri Kesehatan yang bukan dokter

Menteri Kesehatan Belanda memiliki latar belakang pendidikan, sedangkan Selandia Baru memiliki gelar sarjana hukum

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menunjuk bankir Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Selasa (22/12). Ternyata menjadi menteri kesehatan tidak harus selalu dokter. Enam negara di bawah ini memiliki menteri kesehatan yang bukan profesional medis.

1. Belanda

Negara ini cukup mampu mengendalikan penularan Covid-19. Namun, di Belanda ada menteri kesehatan yang bukan dokter. Hugo Mattheus de Jonge adalah orang yang memiliki latar belakang pendidikan. Hugo Mattheus bahkan menjadi guru sekolah dasar.

2. Singapura

Singapura juga punya rekam jejak pengendalian Covid-19 cukup baik. Kementerian Kesehatan Singapura dipimpin oleh seseorang dengan latar belakang Teknik Elektro. Gan Kim Young bahkan sebelum menjabat sebagai menteri kesehatan, pertama kali mengurus persalinan di Singapura. Ia menjabat sebagai menteri kesehatan sejak 2011.

3. Selandia Baru

Menteri Kesehatan Selandia Baru adalah Andrew James Little. Andrew adalah orang dengan latar belakang hukum dan filsafat. Ia bahkan menjabat sebagai menteri kehakiman dan menteri biro keamanan komunikasi pemerintah. Andrew juga mantan perwira intelijen.

4. Kanada

Patty Hajdu adalah orang dengan latar belakang administrasi publik. Sebagai Menteri Kesehatan, Hajdu mengawasi Kementerian Kesehatan Kanada dan Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, badan utama yang mengoordinasikan tanggapan pemerintah Kanada terhadap pandemi Covid-19 di Kanada.

5. Arab Saudi

Tawfig Al-Rabiah adalah sosok dengan latar belakang bisnis. Dia lulus dari sekolah bisnis Universitas Raja Saud. Sebelum menjadi menteri kesehatan, Tawfig adalah menteri perdagangan Arab Saudi.

6. Jerman

Menteri Kesehatan Jerman adalah lulusan ilmu politik dan hukum di Universitas Hagen. Sebelum diangkat menjadi Menteri Kesehatan pada 2018, ia menjabat sebagai Sekretaris Parlemen Keuangan.

Source