Musim Hujan Datang, Lakukan 4 Hal Ini Untuk Mencegah DBD

Jakarta

Di penghujung tahun, beberapa daerah di Indonesia saat ini sedang memasuki musim hujan. Selain diare dan tifus, demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu yang semakin sering muncul di musim hujan.

DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Biasanya gejala DBD terlihat dari beberapa gejala umum seperti demam tinggi, sakit kepala, muntah dan mual, serta munculnya bintik merah pada kulit.

Pada musim penghujan, genangan air yang banyak sering menjadi habitat nyamuk Aedes Aegypti sehingga jumlah nyamuknya meningkat. Akibatnya, masyarakat rentan terkena infeksi DBD.

WHO juga mencatat, jumlah kasus DBD meningkat lebih dari 8 kali lipat selama dua dekade terakhir, dari 505.430 kasus pada 2000, menjadi lebih dari 2,4 juta pada 2010, dan 4,2 juta pada 2019.

Penyakit DBD juga berisiko kematian jika tidak ditangani, terutama jika jumlah trombositnya terlalu rendah. Oleh karena itu pada musim hujan ini lebih baik menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari demam berdarah. Melansir berbagai sumber, berikut tips dan trik mengantisipasi demam berdarah di musim hujan.

Jaga kebersihan
Nyamuk DBD umumnya berkembang biak di tempat-tempat yang memiliki genangan air, seperti vas bunga, wadah makanan hewan, ban bekas, dan wadah air lainnya. Tak hanya itu, nyamuk demam berdarah kerap bersarang di beberapa sudut rumah, termasuk menggantung pakaian.

Oleh karena itu, pastikan untuk membersihkan rumah dan membuang sampah secara rutin. Gantilah wadah berisi air setiap hari. Jangan lupa untuk selalu mengeringkan bak mandi dan kolam renang untuk mencegah nyamuk bertelur disana.

Gunakan Pengusir Nyamuk
Menjaga kebersihan saja tidak cukup. Mengingat nyamuk demam berdarah dapat berkembang biak banyak dalam waktu yang cepat. Jika hal ini terjadi, coba gunakan obat anti nyamuk, baik dalam bentuk krim maupun semprot.

Untuk semprotan pengusir serangga, selalu pastikan menggunakan yang aman untuk keluarga. Sebelum tidur, ada baiknya juga menggunakan krim oles di seluruh tubuh agar terhindar dari gigitan nyamuk.

Pola hidup sehat
Mencegah demam berdarah juga perlu dilakukan dari dalam tubuh yaitu dengan menjaga kesehatan tubuh. Saat musim hujan, ada baiknya menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur mayur dan buah-buahan. Selain itu, olahraga ringan secara teratur juga dapat menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah terkena infeksi.

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Sistem imun di dalam tubuh tidak kalah pentingnya dalam mencegah infeksi DBD. Makanan bergizi secara tidak langsung dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, akan lebih baik jika tetap mengonsumsi multivitamin yang dapat menjaga daya tahan tubuh.

Dalam hal ini, jambu biji dan daun angkak merupakan dua tanaman herbal yang konon dapat mencegah infeksi DBD dan memulihkan pasien DBD. Pada daun jambu biji terdapat kandungan trombinol yang dapat meningkatkan trombopoietin. Jika jumlah trombopoietin meningkat, jumlah trombosit juga akan meningkat.

Sedangkan angkak merupakan salah satu jenis beras merah yang difermentasi menggunakan Monascus purpureus. Mirip dengan daun jambu biji, angkak juga sering digunakan untuk meningkatkan kadar trombosit.

Penggunaan jambu biji dan angkak untuk mencegah atau mengobati DBD tentunya tidak bisa langsung digunakan, namun perlu diolah terlebih dahulu. Namun, manfaat tersebut kini bisa didapatkan melalui Trolit.

trolittrolit Foto: trolit

Trolit merupakan suplemen yang mengandung mineral monascus purpureus, ekstrak folium, elektrolit, vitamin B kompleks, dan mineral zinc (Zn) yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan memenuhi kebutuhan vitamin. Trolit juga dapat membantu memulihkan cairan tubuh dan elektrolit yang sering terjadi pada kasus DBD.

trolittrolit Foto: trolit

(mul / ega)



Source