Mudik dilarang, ini dokumen penting yang wajib dibawa ke luar kota selama Ramadan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah meminta pemudik selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah untuk mengantongi dokumen administrasi perjalanan.

Kebijakan tersebut dikeluarkan pemerintah melalui Instruksi Kemendagri Nomor 9/2021 Perluasan Penegakan Batasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Optimalisasi Posko Penanggulangan Virus Corona 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran. dari Virus Corina Penyakit 2019.

Dalam peraturan ini, masyarakat yang melakukan perjalanan lintas provinsi dan kabupaten dan kota harus menunjukkan dokumen administrasi perjalanan yang dikeluarkan oleh kepala desa atau kepala desa dengan tanda tangan basah atau elektronik dan membubuhkan identitas calon pemudik.

“Harus menunjukkan dokumen administrasi perjalanan tertentu atau izin yang dikeluarkan oleh kepala desa atau kepala desa dengan tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik dan identitas calon pemudik,” tulis Mendagri seperti dikutip Selasa (20/4 /). 2021).

Selanjutnya, jika ada orang yang melakukan perjalanan lintas provinsi atau kabupaten dan kota tanpa memiliki dokumen perjalanan tertentu pada saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri wajib menjalani karantina mandiri selama 5×24 jam.

Kepala desa melalui pos desa atau pos kelurahan diminta menyiapkan tempat karantina mandiri selama ini dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Biaya karantina ditanggung oleh masyarakat yang melakukan perjalanan lintas provinsi dan kabupaten kota,” tulis peraturan tersebut.

Di sisi lain, sektor perhubungan dan Satpol PP telah diinstruksikan untuk memperkuat, mengontrol, dan mengawasi perjalanan orang ke titik pemeriksaan di wilayahnya masing-masing dengan Kepolisian Republik Indonesia selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Sebelumnya, Inmendagri mengatur perpanjangan PPKM Mikro mulai 20 April – 3 Mei. Kebijakan ini berlaku di 25 provinsi di Indonesia.

Provinsi tersebut seluruhnya adalah: DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

Kemudian, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Papua, Sumatera Barat, Jambi, Lampung, Kalimantan Barat, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Lihat Video Unggulan Di Bawah Ini:

Konten Premium

Masuk / Daftar


Source