Mohamed Salah Apakah Cranky di Liverpool?

Kairo

Mohamed Salah telah mengomentari kesempatan bermain di Real Madrid dan Barcelona, ​​dan mengungkapkan kekesalannya dengan Liverpool. Apakah kamu ngambek kan?

Salah, yang sedang dalam performa semangat, sempat mengungkapkan kekesalannya dengan Liverpool. Penyerang Mesir itu kecewa karena dia tidak diangkat menjadi kapten melawan Midtjylland di Liga Champions.

Dalam laga Liga Champions tersebut, manajer Juergen Klopp memilih Trent Alexander-Arnold sebagai kapten. Salah tidak senang, padahal di pertandingan itu dia mencetak satu gol dan The Red mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.

“Sejujurnya, saya sangat kecewa (gagal menjadi kapten saat melawan Midtjylland). Saya sangat berharap bisa menjadi kapten. Tapi saya harus menerimanya, karena ini keputusan manajer,” ujar Salah kepada AS.

Dalam wawancara yang sama, Salah mengomentari spekulasi masa depannya. Pemain berusia 28 tahun itu tak menampik saat ditanya soal peluang bermain di Real Madrid atau Barcelona di masa depan.

“Real Madrid dan Barcelona adalah klub top. Kami tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tapi saat ini fokus saya adalah memenangkan Liga Inggris dan Liga Champions,” jelas Salah.

Mantan rekan setim Salah di timnas Mesir, Mohamed Aboutrika, menyebut penyerang Liverpool itu memang sedang dalam kondisi kurang sehat. Ia memprediksi Liverpool memang akan menjualnya, meski kontraknya masih hingga 2023.

“Saya menghubungi Salah tentang situasi di Liverpool dan dia kesal, tetapi itu tidak memengaruhi penampilannya di lapangan. Saya tahu Salah tidak senang di Liverpool. Dia memberi tahu saya alasannya, tapi itu rahasia, dan saya bisa ‘ tidak mengungkapkannya kepada publik, “kata Abouytrika beIN Sports.

Salah satu alasan yang membuat Salah marah adalah dia tidak menjadi kapten pada pertandingan melawan Midtjylland, jelasnya.

“Jika Salah adalah pemain di Real Madrid atau Barcelona, ​​dan berada di level yang sama seperti di Liverpool, dia akan memenangkan Ballon d’Or. Wajar jika media Spanyol bertanya kepada Salah tentang Real Madrid dan Barcelona.”

“Menurut saya, Liverpool akan menjualnya untuk tujuan ekonomi. Saya tidak memiliki pengaruh apa pun dalam keputusan Salah. Dia adalah rekan dan saudara saya. Dia cukup pintar untuk mengetahui apa yang terbaik untuknya,” jelasnya.

Salah, sejak direkrut Liverpool dari AS Roma pada 2017 lalu, memang jadi andalan di Anfield. Dia telah mencetak 110 gol, dan membantu Klopp memenangkan Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan akhirnya trofi Liga Inggris.

Musim ini, Salah sudah mencetak 16 gol untuk Liverpool. 13 di antaranya dia telah mencetak gol di Liga Premier, dan saat memimpin daftar pencetak gol terbanyak di Liga Premier sejauh ini.

(yna / cas)




Source