Moderna Kaji Produksi Vaksin Covid-19 di Korea Selatan

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan farmasi Moderna dikabarkan tengah mempertimbangkan produksi vaksin Covid-19 di Korea Selatan.

Analis investasi NH Park Byung-kuk mengatakan dalam laporannya kepada klien bahwa Moderna berencana untuk memperkuat kemampuan produksi vaksinnya dengan membentuk afiliasi di beberapa negara, termasuk Korea Selatan. Produksi akan dilakukan melalui perusahaan lokal yang terafiliasi langsung dengan Moderna.

“Setelah proses pendiriannya selesai, Moderna bisa menggunakan perusahaan Korea sebagai partner contract manufacturing organization (CMO) untuk memproduksi vaksin Covid-19,” ujarnya.

Hal tersebut, menurut Park, berdasarkan pengamatannya pada in-house event kedua Moderna yang digelar pada 15 April. Dalam acara tersebut, Moderna kerap menyinggung kemungkinan untuk mendirikan afiliasi di Korea.

Bisnis CMO telah menjadi strategi kunci bagi perusahaan farmasi dan bioteknologi terkemuka Korea karena penyebaran Covid-19 yang berkelanjutan. CMO biofarmasi biasanya menerima pesanan dari klien dan memproduksi obat dalam bentuk konsinyasi.

“Moderna menggunakan afiliasinya untuk distribusi produk dan untuk mengakses alat yang diperlukan untuk mendapatkan persetujuan penggunaan resmi produknya di negara tempatnya berada,” kata Park.

Hambatan teknologi untuk produksi vaksin berbasis mRNA, salah satunya vaksin Moderna, tidak terlalu tinggi sehingga perjanjian kemitraan CMO tidak memungkinkan.

GC Pharma dan Hanmi Pharm dianggap sebagai mitra CMO Korea yang kuat untuk Moderna karena kemampuan manufaktur mereka.

GC Pharma menandatangani perjanjian distribusi Covid-19 untuk memproduksi 500 juta dosis dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI) tahun lalu, dan GC Pharma juga merupakan mitra resmi Moderna untuk mendistribusikan vaksin Covid-19.

Hanmi Pharm sebelumnya mengatakan dapat menangani produksi hingga 1 miliar dosis vaksin virus korona berbasis mRNA di pabrik bio Pyeongtaek, selatan Seoul, asalkan ada kesepakatan untuk transfer teknologi.

Laporan itu muncul setelah pemerintah sebelumnya mengatakan bahwa sebuah perusahaan Korea akan menangani produksi vaksin Covid “perusahaan global” tertentu mulai Agustus tahun ini, menambahkan bahwa “vaksin itu” tidak terkait dengan vaksin Rusia.

Lihat Video Unggulan Di Bawah Ini:

Konten Premium

Masuk / Daftar

Source