Mobil Yang “Mati” Tahun Ini, dari SUV hingga Hatcback

Bisnis.com, JAKARTA – Perjalanan sebuah produk otomotif, khususnya mobil, pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yaitu perubahan. Baik melalui penyegaran model atau bahkan menghentikan penjualan dan menggantinya dengan model yang dianggap lebih menarik untuk pasar.

Berdasarkan catatan Bisnis, ada sejumlah model yang “merugi” di pasar otomotif Indonesia selama tiga bulan pertama tahun ini. Alasannya bermacam-macam. Bisa jadi karena tren permintaan yang terus turun dan tidak mampu lagi memenuhi selera pasar.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), mengatakan banyak faktor yang melingkupi agen pemegang merek untuk melakukan refresh atau refresh suatu produk.

“Dimana siklus produk selalu melihat permintaan konsumen dan kondisi pasar, yang bisa dilakukan melalui kajian atau survei,” ujarnya Bisnis, Selasa (23/3/2021).

Definisi umum dari siklus produk adalah siklus hidup produk atau proses perjalanan suatu produk. Mulai dari pabrikan yang memperkenalkan dan memasarkan produknya, hingga akhirnya digantikan oleh produk lain yang lebih canggih dan terbaru.

“Pada dasarnya siklus produk adalah 4 sampai 5 tahun. Namun bisa dipercepat atau diperpanjang tergantung strategi yang sudah kita rencanakan sebelumnya, yaitu permintaan pasar dan kondisi pasar seperti apa,” pungkasnya.

Berikut daftar mobil yang dihentikan penjualannya pada tahun ini:

1. Honda Jazz

Semua cerita tentang Honda Jazz akhirnya berakhir. HPM memutuskan untuk menghentikan laju produksi mobil tersebut dan menggantinya dengan Honda City Hatchback RS yang diluncurkan pada 3 Maret 2021. Setelah 17 tahun perjalanan Honda Jazz,

Yusak Billy mengatakan saat ini perseroan sudah tidak lagi memproduksi Honda Jazz. Pengiriman terakhir mobil akan dilakukan pada Februari 2021.

“Sekarang, kami tidak lagi berproduksi [Honda Jazz]. Jadi, pengapalan terakhir Honda Jazz bulan lalu, ”kata Billy.

Berdasarkan data penjualan dari pabrik ke dealer atau partai besar Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi Honda Jazz dari tahun 2004 hingga 2020 tercatat sebanyak 327.394 unit.

2. Isuzu Panther

PT Isuzu Astra Motor dibuka pada tahun 2021 dengan mengumumkan produksi Isuzu Panther secara resmi dihentikan. Pernyataan ini disampaikan perseroan pada 10 Februari 2021.

Panther yang pernah ditahbiskan sebagai ‘raja diesel’ telah diproduksi di Indonesia sejak tahun 1991. Mobil ini muncul sebagai pesaing tangguh Toyota Kijang dan Mitsubishi Kuda di segmen mobil multiguna berukuran sedang.

Dalam perjalanannya ke Indonesia, Isuzu mencatat total penjualan Panther mencapai 433.117 unit, termasuk minibus dan pikap.

Kabar penghentian produksi Isuzu Panther sudah dimulai sejak awal tahun 2020. Saat itu, Isuzu sempat mengirimkan sinyal untuk mengakhiri sejarah model Panther daripada mengembangkannya, sehingga lolos standar emisi Euro 4.

3. Nissan Terra

Penjualan Nissan Terra di Indonesia tercatat sudah terhenti sejak awal tahun ini. Di situs resmi Nissan, perusahaan tidak lagi memposting foto Fortuner dan sport utility vehicle (SUV) pesaing Pajero.

Sedangkan untuk situs resmi Nissan, SUV yang saat ini dijual hanya mencakup Nissan Magnite, Xtrail, dan Kicks e-Power. “Model Nissan Terra saat ini sudah terjual, sehingga ditarik dari website agar tidak membingungkan konsumen,” pungkas Head of Marketing-Communication Nissan Motor Distribution Indonesia (NMDI), Julian Olmon.

Nissan Terra pertama kali dirilis di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018. Mobil yang didatangkan dari Thailand ini dibekali mesin 2.488 cc dengan tenaga 187,4 hp dan torsi 450 Nm.

Menurut Gaikindo, wholesales Terra sepanjang 2020 mencapai 770 unit. Penjualan ini tidak terlalu bagus, karena pada November dan Desember 2018 mobil ini hanya mampu terjual 793 unit, sedangkan Pajero Sport mencapai 2.871 unit dan Fortuner 2.994 unit pada periode yang sama.

4. Olahraga Outlander

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyatakan penjualan Outlander Sport di Indonesia resmi dihentikan sejak awal 2021. Situs resmi MMKSI juga tidak lagi menampilkan gambar model tersebut.

Tanda-tanda MMKSI menghentikan penjualan Outlander di Indonesia sudah ada sejak awal 2019. Saat itu, perseroan memutuskan hanya menjual satu varian Outlander, dari sebelumnya empat tipe.

Keputusan untuk mengurangi varian Outlander tidak terlepas dari performa penjualan sang model. Pada 2018, penjualan Outlander secara keseluruhan mencatatkan penjualan sebanyak 817 unit, turun 12,2 persen dibandingkan pencapaian 2017 sebanyak 930 unit.

Konten Premium

Masuk / Daftar


Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga yang terkena virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, bantu donasi sekarang! Klik di sini untuk lebih jelasnya.


Source