Mobil RI Bisa Membanjiri Pasar Australia!

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi optimis dengan beberapa perjanjian perdagangan bilateral di Indonesia, salah satunya adalah Comprehensive Economic Partnership Agreement antara Indonesia dan Australia (IA-CEPA). Ia yakin kesepakatan tersebut akan membawa manfaat bagi Indonesia, khususnya di bidang otomotif.

“Kami ingin melihat orang Australia itu Perjanjian kemitraan ekonomi ini bisa jadi papan pegas Mobil otomotif Indonesia membanjiri pasar Australia. Ini yang akan kita lihat ke depan, ”kata Rabu (23/12).

Penandatanganan kesepakatan tersebut terjadi saat Menteri Perdagangan sebelumnya, Agus Suparmanto, mengisi jabatan tersebut. M. Lutfi mengaku banyak memberikan pesan kepadanya. Untuk menopang pekerjaan tersebut, M. Lutfi akan mendapat pendampingan dari Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga yang pernah menjabat di kepemimpinan kedua Menteri tersebut.

“Sejujurnya, Wamenkeu juga melihat beberapa perjanjian perdagangan internasional telah kita selesaikan, seperti kemarin Korea Selatan dan Australia. Ini merupakan kesepakatan penting yang saat ini sedang diubah Indonesia dari menjual barang mentah dan setengah jadi menjadi barang industri, “katanya.

Kesepakatan yang diratifikasi tersebut ditargetkan menguntungkan Indonesia, khususnya dalam penetrasi tekstil ke pasar otomotif. Beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sektor otomotif di Australia memiliki permintaan sebesar US $ 1,1 miliar dan produk kendaraan niaga seperti truk atau SUV banyak diminati.

“Tentunya dengan adanya IA-CEPA ini, meski bea masuknya rata-rata diturunkan dari 5% menjadi 0%. Yang bisa didorong adalah: Satu Tekstil. Kedua, Otomotif,” ujarnya.

[Gambas:Video CNBC]

(hoi / hoi)


Source