Meski gratis, tidak semua orang bisa divaksinasi, ini syaratnya

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk membuat vaksin Covid-19 gratis untuk seluruh rakyat Indonesia. Sayangnya, tidak semua orang bisa divaksinasi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sesuai arahan Presiden, vaksinasi itu gratis. Namun yang berhak mendapatkan vaksin adalah orang sehat dan hanya yang berusia 18-59 tahun.

“Syarat siapa yang mendapat vaksin, pertama tentu harus sehat, tidak mungkin orang yang sakit divaksinasi,” ujarnya dalam jumpa pers digital, Jumat (18/12/2020).

Kedua, usia. Yang divaksinasi berusia 18 tahun hingga 59 tahun, kata Nadia melanjutkan.

Selain meniadakan vaksin, Presiden Joko Widodo mengatakan akan menjadi penerima pertama vaksin Covid-19 yang mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM.

Saat ini, Indonesia sudah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin milik Sinovac dan menunggu persetujuan BPOM. Sisa 1,8 juta dosis vaksin jadi Sinovac akan datang lagi bulan ini.

Kementerian BUMN menyatakan telah mendapatkan 155 juta dosis vaksin. Sisanya sedang dikerjakan. Pemerintah berencana memvaksinasi 182 juta warga Indonesia.

Untuk diketahui, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, pemerintah telah menetapkan 6 jenis vaksin Covid-19 yang akan digunakan di Indonesia. Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, dan China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm).

Selanjutnya, vaksin covid-19 dibuat oleh Moderna, Pfizer Inc dan BioNtech, serta Sinovac Biotech. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07 / Menkes / 9860/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin untuk Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Source