Merek Mobil SsangYong Dilaporkan Bangkrut

Seoul

Merek mobil Korea Selatan, SsangYong, dilaporkan bangkrut. SsangYong Motor Co LTD mengajukan pailit setelah gagal membayar pinjaman sebesar 60 miliar won (Rp 772 miliar).

“SsangYong Motor mengajukan prosedur penerimaan pengadilan karena gangguan besar-besaran setelah perusahaan tidak dapat mencapai kesepakatan untuk memperpanjang tenggat waktu pembayaran pinjaman dengan bank asing,” kata SsangYong dalam sebuah pernyataan.

Sekitar 30 miliar won terhutang kepada Bank of America Corp, 20 miliar won kepada JPMorgan Chase & Co dan 10 miliar won kepada BNP Paribas.

Produsen mobil India Mahindra & Mahindra sebelumnya memiliki 74,65% saham di SsangYong. Mahindra mengatakan total pembayaran jatuh tempo pada 14 Desember.

SsangYong dibebani dengan hutang yang tinggi. Ditambah, penjualan mobil untuk periode Januari-November turun lebih dari 20% dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini SsangYong hanya menjual 96.825 unit mobil.

“Meskipun SsangYong telah mengajukan penerimaan pengadilan, negosiasi untuk kesepakatan penjualan SsangYong masih berlangsung,” kata kementerian perdagangan Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

Sejak Juni, Mahindra mencari pembeli untuk seluruh atau sebagian besar sahamnya di SsangYong. Seorang eksekutif di Mahindra mengatakan perusahaan India itu bersedia mendivestasikan sahamnya di SsangYong.

SsangYong sendiri sempat bekerja di Indonesia sebelum akhirnya dijual di dalam negeri. Ssangyong pernah menjajakan mobilnya di Indonesia pada 1999. Selama 13 tahun Ssangyong masih bisa berada di Indonesia meski penjualannya lambat. Sebelum akhir 2012, empat tahun sebelumnya Ssangyong bahkan tidak lagi menjual mobilnya. Terlihat dari data Gaikindo yang terjual 0 unit Ssangyong.

Kini, produsen mobil asal Korea Selatan yang masih aktif di Indonesia antara lain Hyundai dan Kia. Hyundai sendiri sudah banyak berinvestasi di Indonesia. Hyundai saat ini sedang menyiapkan fasilitas produksi di negara tersebut.

Menonton video “Hyundai Siapkan Mobil Listrik Murni Pertama di Indonesia!
[Gambas:Video 20detik]
(rgr / din)

Source