Mensos Risma Ingin Anak Indonesia Setara dengan Anak Dunia

Merdeka.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini menginginkan pandemi Covid-19 tidak menghalangi kesetaraan anak Indonesia dengan anak di seluruh dunia. Tak terkecuali bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kami dari Kemensos akan terus mengupayakan agar anak Indonesia setara dengan anak di seluruh dunia,” kata Risma dalam webinar Social Protection in Covid-19 Response: Protection and Inclusive Social Services, Jakarta, Selasa (23/3).

Pandemi Covid-19 memang menuntut anak untuk terus belajar dari rumah agar tidak terpapar virus. Di sisi lain, hal ini bukanlah hal yang mudah bagi anak untuk hidup bersama, terutama bagi mereka yang berkebutuhan khusus.

Risma ingin anak berkebutuhan khusus tetap beraktivitas dengan menggunakan kursi roda, alat bantu dan metode pembelajaran lainnya. Misalnya pelajaran matematika untuk anak tunanetra dengan bantuan audio dan materi berupa lakon.

“Itu yang kami persiapkan agar menarik bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ucapnya.

Kementerian Sosial juga ingin menyediakan kursi roda listrik untuk anak penderita hidrosefalus. Kursi roda elektrik ini akan membuat anak tidak hanya berbaring di tempat tidur, tetapi melakukan aktivitas dari kursi roda.

“Kami siapkan kursi roda untuk anak hidrosefalus agar mereka bisa duduk dan tidak tiduran sehingga bisa melakukan aktivitas lain,” ujarnya.

Untuk anak tuna grahita dan tuna grahita, Risma ingin mereka bisa menekuni seni atau bidang lain sesuai dengan spesialisasi masing-masing. Yang terpenting mereka bisa mengaktualisasikan diri agar kelak bisa mandiri.

“Nanti kita kumpulkan dan kita buka ruang agar mereka bisa berkarya di bidang seni atau bidang lain dan bisa mandiri di kehidupan selanjutnya,” pungkas Risma. [rnd]

Source