Menjamu Bayern, PSG Harus Belajar dari Laga Melawan Barcelona

Paris

Mauricio Pochettino mengakui bahwa Paris Saint-Germain bahkan lebih sengit dalam laga tandang di Liga Champions ketimbang di kandang sendiri. Duel melawan Barcelona di babak 16 besar menjadi buktinya.

PSG akan menjamu Bayern Munich pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB. Les Parisiens sudah berbekal kemenangan 3-2 dari leg pertama di kandang Bayern.

Meski demikian, Pochettino tetap memperingatkan PSG. Ia tak ingin Kylian Mbappe dan kawan-kawan kembali bersusah payah di leg kedua, seperti saat menghadapi Barcelona di babak 16 besar.

Saat itu, PSG menang 4-1 di markas Barcelona pada leg pertama babak 16 besar. Namun, mereka kemudian kesulitan di leg kedua dan hanya bermain imbang 1-1 di kandang meski hasil itu cukup untuk meloloskan PSG ke kuarter tersebut. -final.

“Saya setuju bahwa kami lebih baik jauh dari rumah daripada di rumah. Itu adalah sesuatu yang harus kami perhatikan di akhir musim, tapi mudah-mudahan akan berbalik mulai besok,” kata Pochettino seperti dikutip Antara. BBC.

“Tidak masalah siapa yang bermain. Ini masalah sikap kolektif. Ini tantangan, untuk menjaga bola dan melukai lawan.”

“Pertandingan melawan Barcelona telah usai dan Bayern adalah cerita lain. Akan ada saat-saat di mana kami akan berjuang dan pada saat-saat ini kami harus menunjukkan solidaritas dan soliditas,” kata Pochettino.

Berbekal kemenangan 3-2 dari leg pertama di markas Bayern Munich, Paris Saint-Germain berada di atas angin. Di sisi lain, situasi itu menuntut Bayern menang dengan selisih minimal dua gol untuk menyingkirkan PSG.

Menonton video “Pochettino mengakui PSG lebih lemah di kandang
[Gambas:Video 20detik]
(nds / bay)

Source