Mengenal JPMorgan, Sumber Dana Liga Super Eropa

Jakarta

Liga Super Eropa didukung dana yang besar untuk menjalankan kompetisi dari JPMorgan Chase & Co. Siapa, JP Morgan, berani melakukan itu?

Madrid bersama 11 klub lainnya memprakarsai berdirinya Liga Super Eropa. Munculnya liga untuk klub-klub top Eropa kemudian memunculkan pro dan kontra.

Selama ini masih banyak yang kontra. Namun, 12 klub tidak peduli dengan kritik tersebut dan mereka tetap bertekad untuk menjalankan liga.

Mereka bahkan membuka peluang bagi tim lain yang ingin bergabung, terutama Paris Saint-Germain, Bayern Munich, dan Borussia Dortmund yang menolak.

Pasalnya, Liga Super Eropa menjanjikan banyak uang. Para peserta mendapatkan honor performance fee yang menggiurkan, sekitar 300 juta poundsterling atau hampir Rp. 6 T, suatu jumlah yang dapat meningkat menurut penampilan.

Total dana lebih dari Rp 60 triliun disediakan oleh raksasa perbankan AS JP Morgan. Lalu, seberapa kuat JP Morgan berani memberikan dana sebesar itu untuk melancarkan European Super League?

JPMorgan adalah nama besar di industri keuangan dunia. Sejarah mencatat JPMorgan sebagai bank investasi yang sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan penting investor.

JPMorgan sendiri merujuk pada nama salah satu bankir terkuat pada masanya. Nama lengkapnya adalah John Pierpont Morgan. Nama JPMorgan dikenal karena memecahkan masalah pembangunan jaringan rel kereta api di AS dan memelopori penggabungan Edison General Electric dan Thomson-Houston Company menjadi General Electric pada tahun 1892.

Source