Mengeluh Demam Otot, 76 Warga Bandung Barat Terkena Chikungunya

Bandung Barat

Sebanyak 76 warga satu RW di Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terjangkit penyakit Chikungunya.

Dinas Kesehatan KBB kemudian mengecek lokasi warga yang diserang Chikungunya. Warga mengeluhkan demam hingga nyeri otot usai digigit nyamuk Aedes Albopictus penyebab chikungunya.

“Ada 76 warga di Desa Cihanjuang yang gejalanya mirip dengan Chikungunya, yakni mengeluh demam, nyeri otot, dan sendi lemah,” kata Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan Widjajanto saat dihubungi, Jumat (18/12/2020).

76 warga telah diserang Chikungunya dalam beberapa pekan terakhir. Karenanya, pihaknya segera memberantas sarang nyamuk agar tidak lebih banyak menyerang warga lainnya.

Upaya fogging dinilai efektif untuk memutus rantai chikungunya. Hal ini karena karakteristik penularan chikungunya sama dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Penularan Chikungunya sama dengan demam berdarah. Nyamuk Aedes Albopictus akan berkembang biak di tempat yang lembab dengan air. Jadi fogging merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk membunuh jentik nyamuk,” ujarnya.

Ia mengimbau warga mengantisipasi munculnya jentik nyamuk di tempat yang lembab. Apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan sehingga pola hidup bersih dan sehat harus diterapkan.

“Bisa juga dengan menaburkan bubuk abate atau larva pemakan ikan di penampungan air yang sulit dibersihkan. Atau menggunakan obat nyamuk, dan tidak menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk,” ujarnya.

(mso / mso)

Source