Mengapa harga tanaman Porang mahal? Berikut 6 alasan menurut pakar IPB

KOMPAS.com- Tanaman porang belakangan ini semakin ramai diperbincangkan karena memiliki harga jual yang tinggi atau mahal, meski perawatannya terbilang mudah.

Lantas, kenapa harga porang mahal dan apa alasannya?

Menurut Kepala Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof.Dr.Edi Santosa SP M.Si, petani saat ini sangat memanfaatkan momentum harga tinggi dari hasil penjualan tanaman porang ini.

“Iya ini karena sangat banyak digunakan, jadi (harga porang) relatif mahal,” kata Edi kepada Kompas.com, Sabtu (4/4/2021).

“Karena kegunaannya yang luas, barang ini (tanaman porang) banyak dicari orang,” imbuhnya.

Menurut Edi, pemanfaatan dan potensi tanaman porang cukup besar, baik dari aspek medis, sosial, hingga ekonomi.

Baca juga: Tak hanya bernilai jual tinggi, Porang juga bermanfaat untuk membantu diet

Berikut beberapa khasiat yang ada pada umbi porang (Amorphhophallus muelleri) dan menjadi alasan mengapa harga tanaman porang sangat mahal dibandingkan dengan tanaman umbi-umbian lainnya.

1. Bagus untuk diet

Alasan pertama mengapa tanaman porang dijual dengan harga tinggi adalah karena umbi porang mengandung karbohidrat glukomanan.

Glukomanan adalah nutrisi yang termasuk dalam karbohidrat rantai panjang. Artinya saat dimakan, karbohidrat tersebut tidak mudah dicerna dengan baik.

“Karena itu (tanaman porang) tidak tercerna dengan baik, jadi kalau mau diet berarti banyak makan porang,” ujarnya.

Baca juga: 7 Cara Menanam Porang dari Lahan Hingga Panen untuk Hasil yang Berkualitas

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Desa Rana Kulang, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, NTT merupakan sentra tanaman porang. ribuan tanaman porang ditanam petani dan ada juga petani milenial porang di desa tersebut, Februari 2021. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)

2. Netralitas tinggi

Selain bisa digunakan atau sangat baik untuk program diet, kandungan karbohidrat glukomanan bisa tercampur dengan makanan apapun.

“Makanya, porang ini dicampur gula pasir yang sesuai, dicampur garam sesuai, dicampur sayur di cincang (dicincang), dicampur dengan air bersih yang sesuai, terutama air kotor,” ujarnya.

Tidak hanya untuk bahan pangan, ternyata tanaman porang juga cocok untuk pencampuran bahan medis dan industri.

“Jadi netralitasnya sangat tinggi. Ia memiliki kenetralan yang sangat tinggi, sehingga bahannya bisa digunakan di mana saja, untuk apa saja,” ujarnya.

Baca juga: Mengenal Mi Shirataki, Olahan Porang yang Efektif Menurunkan Berat Badan

3. Manfaat kesehatan lainnya dari Porang

Selain bermanfaat untuk diet, senyawa glukomanan ini dianggap sebagai sumber bahan makanan sehat.

Sebab, dapat menurunkan kadar kolesterol, menurunkan kadar gula darah, mencegah kanker, dan mengatasi sembelit.

Tak hanya itu, mengutip situs Research Institute for Assorted Nuts and Tubers, kandungan senyawa dalam tanaman porang kaya akan karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, kristal, kalsium oksalat, alkaloid, dan serat pangan.

Baca juga: Tidak hanya bernilai jual tinggi, Porang juga bermanfaat untuk membantu diet

PORANG-Seorang petani muda dari Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur memperlihatkan tanaman porang di lahannya.KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI PORANG-Seorang petani muda dari Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur memperlihatkan tanaman porang di lahannya.

4. Dapat membentuk film negatif film tipis

Porang dapat membuat lapisan negatif film transparan yang sangat tipis dan bahkan tahan air.

Padahal, tambah Edi, meski belum diungkapkan kebenarannya atau disebutkan, diyakini sebelumnya Porang digunakan untuk membuat bagian kedap air di pesawat.

Namun mengenai hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut tentang kebenarannya.

5. Dapat berkembang 100-200 kali lipat dari bentuk aslinya

Hal tersebut pernah dilakukan oleh Prof. Edi saat mencoba membuat jenang makanan dari bahan Amorphopalus glukomanan lainnya yaitu A. Konjac.

Dia membuat 2 sendok teh konjak yang dia masukkan ke dalam 10 liter air.

Baca juga: Mengenal Tanaman Porang, Mulai dari Manfaat, Budidaya, Hingga Jenisnya

“Itu air 10 liter jadi semuanya kental. Jadi padat,” ujarnya.

Akibatnya, produksi pangan dari Porang diyakini sangat mungkin untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan bahan yang relatif sedikit.

6. Campuran filer (pelapis) obat

Dengan sifat Porang yang bisa mengembang sekitar 100-200 kali lipat, kata Edi, maka dari itu, Porang lebih sering digunakan sebagai penambah filter obat.

Filter obat dimaksudkan sebagai bahan tambahan dalam pengobatan yang digunakan untuk menyebarkan obat bila dikonsumsi oleh manusia.

“Kalau digunakan sebagai pengisi (obat), penyebaran (obat) bisa berkembang sangat cepat,” ujarnya.

Baca juga: 7 Cara Menanam Porang dari Lahan Hingga Panen untuk Hasil yang Berkualitas

Source