Mendorong Konsumen Mengganti Mobil Listrik, Pajak Mobil Konvensional …

Memuat …

THAILAND – Thailand akan mengenakan biaya pajak yang tinggi untuk setiap pembelian mobil konvensional baru. Hal ini agar masyarakat mulai beralih ke mobil listrik. BACA JUGA: Cara termudah untuk mendownload video Instagram di PC, Android, dan iOS

Melaporkan dari Pos Bangkok, Senin (21/12), pajak mobil listrik di Thailand diketahui lebih murah dibandingkan mobil konvensional dan diharapkan menjadi pertimbangan konsumen.

Pemerintah Thailand siap membicarakan rencana ini dengan sejumlah perusahaan mobil. Sedangkan rincian pajak saat ini akan habis masa berlakunya pada tahun 2025.

Salah satu produsen mobil kendaraan yang pernah dihubungi pemerintah Thailand adalah Nissan. Pabrikan asal Jepang itu mendukung rencana kenaikan pajak untuk kampanye mobil listrik.

General Manager urusan eksternal dan tata kelola di Nissan Motor Thailand, Atthawit Techawiboonwong mengatakan ada lebih banyak hal agar program ini berhasil.

BACA JUGA: 5 Alasan Membeli Tablet di Tahun 2020

“Banyak pembuat mobil sebelumnya mengatakan kepada pihak berwenang bahwa menaikkan pajak saja tidak cukup,” kata Techawiboonwong.

Techawiboonwong menambahkan bahwa tindakan lain seperti pajak penghasilan badan bagi perusahaan yang membeli kendaraan listrik adalah awal yang baik.

“Kami harus mempertimbangkan berbagai faktor mulai dari permintaan dan harga hingga outlet pengisian kendaraan listrik. Kalau pembeli belum siap, mobilnya tidak bisa kami jual,” ujarnya.

Jika cara ini berhasil, bukan tidak mungkin akan diterapkan di sejumlah negara Asia lainnya termasuk Indonesia yang juga mengkampanyekan mobil listrik ketimbang mobil konvensional. BACA JUGA: Optimalkan Ponsel Galaxy A01 Core Rp1 Juta untuk Rumahan

(dan)

Source