Mendapat restu Sri Mulyani, Harga Innova-Fortuner Turun Bulan Depan

Jakarta

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemotongan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk kapasitas mesin di atas 1.500 cc hingga 2.500 cc akan berlaku mulai April. Dengan demikian, harga mobil di segmen Innova hingga Fortuner akan turun bulan itu juga.

Sri Mulyani mengatakan, pihaknya saat ini sedang merampungkan peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur tentang pemberian potongan harga PPnBM untuk kendaraan bermotor dengan kapasitas mesin di atas 1.500 cc hingga 2.500 cc.

“2.500 cc sedang dalam proses finalisasi PMK yang bisa berlaku mulai April, khusus yang di atas 1.500 hingga 2.500 cc akan diumumkan setelah PMK selesai,” kata Sri Mulyani dalam video conference pada Maret 2021. edisi APBN, Selasa. (23/3/2021).

Namun, belum ada rincian yang diungkapkan terkait ketentuan yang harus dipatuhi. Dalam kesempatan sebelumnya, Sri Mulyani menyampaikan bahwa TKDN minimal 70 persen.

Berdasarkan catatan detikcom, kebijakan tersebut akan mengoreksi harga kendaraan bermotor tipe Innova dan Fortuner. Saat ini pelonggaran PPnBM berlangsung secara bertahap yaitu 0% pada bulan Maret-Mei, kemudian PPnBM sebesar 50% pada bulan Juni-Agustus, dan terakhir PPnBM 25% pada akhir bulan September-November.

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Kena Pajak Barang Mewah Berupa Kendaraan Bermotor dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah. Fortuner dan Innova termasuk dalam kendaraan berpenggerak 4×2 dengan kapasitas mesin kurang dari 2.500 cc dengan tarif PPnBM 20 persen. Sedangkan Fortuner 4×4 dikenakan tarif PPnBM 40 persen.

Misal Fortuner 4×2 2.4 GM / T Diesel saat ini dijual Rp 512.000.000 (OTR Jakarta), nilai jual Kendaraan Bermotor (NJKB) 4×2 2.4 GM / T Diesel diambil dari Permendagri No.1 tahun 2021 sebesar Rp 382.000.000 dikalikan dengan koefisien bobot 1.050, maka berikut perhitungannya:

= (NJKB x koefisien bobot) x nilai PPnBM 20%

= (Rp382.000.000 x 1.050) x 20%

= Rp80.220.000

Umumnya harga OTR sudah termasuk PPnBM. Jika nol persen PPnBM dihapus, berapa kisaran penurunan harga?

Harga OTR dikurangi oleh kisaran PPnBM

= Rp 512.000.000 – Rp 80.220.000
= Rp 431.780.000

Untuk Innova, ambil contoh Innova M / T Gasoline yang saat ini dijual seharga Rp 342.400.000. Nilai jual Kendaraan Bermotor Diesel (NJKB) Innova 2.0 M / T yang diambil dari Permendagri No. 1 tahun 2021 diketahui sebesar Rp382.000.000 dan koefisien bobot 1.050, maka berikut perhitungannya:

= (NJKB x koefisien bobot) x nilai PPnBM 20%

= (Rp 256.000.000 x 1.050) x 20%

= Rp 53.760.000

Berapa penurunan harga Innova M / T jika dikenakan PPnBM nol persen?

Rp342.400.000 – Rp53.760.000 = 288.640.000

Menonton video “KuTips: Cara Cermat Berburu Mobil Baru dengan Diskon PPnBM
[Gambas:Video 20detik]
(riar / rgr)

Source