Mencari sosok asli Jozeph Paul Zhang yang mengaku sebagai nabi

Jakarta

Polri memburu Shindy Paul Soerjomoelyono alias Jozeph Paul Zhang, yang dikabarkan dituduh melakukan penistaan ​​agama. Dia membuat heboh dengan mengaku sebagai Nabi ke-26.

Paul Zhang sudah berada di luar negeri sejak 2018. Polisi Nasional yakin Jozeph Paul masih di Jerman.

“Selama ini penyidikan dari Polri, yang bersangkutan ada di Jerman,” kata Karo Penmas, Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di Mabes Polri, Senin (19/4/2021).

Rusdi mengatakan, Polri sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri kepada Direktorat Jenderal Imigrasi terkait keberadaan Jozeph. Ia juga mengatakan, Polri sudah berkoordinasi dengan Interpol.

“Polri sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Direktorat Jenderal Imigrasi, dan juga Interpol. Karena patut dicurigai yang bersangkutan ada di luar negeri,” ujarnya.

Dokumen DPO akan diberikan kepada Interpol agar Paul Zhang segera ditangkap.

“Bareskrim Polri akan segera mengeluarkan daftar buronan yang tentunya DPO ini akan diserahkan ke Interpol,” kata Rusdi.

Polri menilai Jozeph Paul Zhang melakukan ujaran kebencian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta penodaan agama sebagaimana diatur dalam KUHP.

Unsur-unsur pasal yang dapat dijatuhkan adalah, pertama, ujaran kebencian dalam UU ITE dan penodaan agama dalam KUHP, tunduk pada UU ITE khususnya Pasal 28 ayat 2, kemudian KUHP tentang penodaan agama adalah Pasal 156 huruf a, “lanjutnya.

Rusdi mengatakan, dokumen DPO Jozeph akan menjadi dasar Interpol mengeluarkan red notice. Langkah ini diambil oleh Kepolisian Nasional karena Jozeph Paul Zhang sedang berada di luar negeri.

“Daftar buronan inilah yang menjadi dasar Interpol mengeluarkan red notice,” jelas Rusdi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, menunjukkan akta kematian Elwira Pryadi Zendrato, tersangka polisi penembak 6 pasukan FPI Foto: Andhika Prasetia / detikcom

Source