Masalah Keracunan Angkatan Laut, AS: Rusia Harus Bertanggung Jawab!

Memuat …

WASHINGTON – Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) melampirkan tanggung jawab untuk meracuni tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny ke negara itu. Washington bahkan menuduh Moskow terlibat dalam kampanye disinformasi yang tidak tahu malu untuk mengarahkan kesalahan atas kejahatan tersebut.

“Rusia hanya memberikan teori alternatif imajinatif liar dalam upaya untuk menabur keraguan. Tujuan mereka adalah membuat orang bertanya-tanya apakah mungkin ada penjelasan masuk akal lain untuk keracunan Navalny dengan agen saraf Novichok,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri.

“Tidak ada (keraguan). Rusia bertanggung jawab atas tindakan keji ini,” katanya.

“Kampanye disinformasi tak tahu malu Rusia, termasuk upayanya untuk mengarahkan kembali kesalahan atas keracunan Navalny, tidak akan menghalangi kami dan sekutu kami untuk mencari pertanggungjawaban atas kejahatan ini,” katanya seperti dikutip. CNN, Jumat (18/12/2020).

Juru bicara itu mencatat bahwa Rusia memiliki catatan menargetkan tokoh oposisi dan pembangkang dengan bahan kimia di masa lalu, termasuk Skripals di Inggris pada 2018.

“Secara umum, Amerika Serikat terusik dengan upaya pemerintah Rusia untuk menindak oposisi politik,” katanya. (Baca juga: Putin Perintahkan Tim Elit Campur Navalny, Menlu Rusia: Lucu Baca)

“Kami juga mencatat dengan sangat prihatin bahwa insiden ini mengikuti tren insiden yang mencurigakan terhadap oposisi dan tokoh-tokoh lain yang mengkritik otoritas Rusia,” katanya.

“Pemimpin politik yang percaya diri tidak takut memperebutkan suara,” katanya.

Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin. Orang kuat Rusia sebelumnya menyatakan bahwa Navalny menikmati dukungan dari dinas intelijen AS. Dia juga menambahkan bahwa jika badan intelijen Rusia ingin membunuhnya, mereka akan menyelesaikannya.(Baca juga: Navalny Yakin 100% Putin Perintahkan Tim Elit untuk Meracuninya)

(ber)

Source