Marzuki Alie Tulis Pesan Tentang Markaz Syariah Habib Rizieq, Ini Balasan Mahfud MD: National Okezone

JAKARTA – Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie, membenarkan dirinya mengirimkan pesan singkat lewat Whatsapp kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD pada Jumat (25/12/2020) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB.

“Ya sudah menyebar, beberapa media sudah mengutipnya,” kata Marzuki Alie, saat dikonfirmasi Sindonews, Jumat (25/12/2020).

Dalam pesannya, Marzuki meminta bantuan Mahfud terkait gugatan sengketa tanah di Pondok Pesantren Alam dan Pondok Pesantren Markaz Syariah Agrokuktral di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Habib Rizieq Shihab (HRS) oleh PTPN VIII.

Dalam pesan yang sama, politisi Demokrat ini meminta pemerintah untuk melakukan keadilan atas sengketa tanah tersebut. Meski mengakui sikap HRS yang salah dan kata-kata kasar, keadilan tetap harus ditegakkan oleh negara.

“Tolong Pak, dengan amanah kekuasaan saat ini, memihak sedikit demi keadilan, yang dirasa semakin sulit di negeri ini. Semua orang bisa berargumen bahwa hukum ditegakkan, tapi hati nurani kita harus bicara benar. dan salah, ”tulis pria yang akrab disapa MA kepada Mahfud ini.

“Mohon maaf jika tidak berkenan WA akan menghapusnya saja, tapi jika saya tersentuh melakukan sesuatu, saya berdoa semoga Allah membantu siapapun yang melakukannya dengan niat baik dan ikhlas. Wass MA,” pungkasnya. .

Kemudian, Mahfud MD membalas pesan tersebut sekitar pukul 12.41 WIB. Dalam pesannya yang diteruskan langsung oleh MA, Mahfud mengaku tidak terlalu paham soal pertanahan, karena tidak mengikuti perkara tersebut. Namun, Mahfud bersedia membantu agar masalah ini diselesaikan secara opsional.

Baca juga: Marzuki Alie Tulis pesan ke Mahfud MD tentang Habib Rizieq, isinya sangat mengharukan

“Terima kasih. Saya sendiri kurang paham soal pertanahan karena saya tidak pernah mengikuti perkara. Ini baru tahu setelah diperintahkan. Nanti akan saya bantu proporsinya,” tulis mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu di balasan yang diterima SINDOnews dari Marzuki Alie.

Kemudian MA kembali ke pesan tersebut dengan ucapan terima kasih. Menurutnya, jika gugatan PTPN diakomodir oleh penegak hukum, maka persoalan sengketa tanah yang selama ini dibiarkan banyak konglomerat akan menumpuk dan orang yang memanfaatkannya akan mendapat hukuman.

“Terima kasih Pak, tanah HGU yang terlantar bisa digarap orang lain. HGU (Hak Guna Usaha) bisa dibatalkan,” ujarnya.

Baca juga: Habib Rizieq Dipenjara, Mahfud MD: Karena Tindak Pidana Bukan Kriminalisasi Ulama

“Jika PTPN ini diakomodasi dan dibenarkan penegak hukum, maka HGU-HGU milik konglomerat banyak dan ditinggalkan pemilik hak karena dijadikan bank tanah, tidak bisa dimanfaatkan oleh rakyat. Masyarakat akan dihukum. Dan ini akan menjadi kasus besar , karena banyak masyarakat yang tidak punya lahan untuk bercocok tanam. HGU terlantar lahannya, ”ujarnya.

Source