Manchester City tersingkir dari Liga Champions, Guardiola lagi-lagi menjadi tahanan: bola okezone

MANCHESTER City, Real Madrid dan Chelsea semuanya telah dibahas dalam beberapa jam terakhir. Partisipasi mereka di Liga Champions 2020-2021 disebut-sebut akan dicabut karena memilih mengikuti Liga Super Eropa.

Anggota UEFA Exco. Jesper Moller, adalah sosok paling vokal dalam menggebrak ketiga klub di atas dari Liga Champions. Ia mengatakan, klub yang tampil di Liga Super Eropa tidak akan mendapat tempat di semua kompetisi yang dikelola UEFA.

(Man City turun dari Liga Champions?)

“Klub-klub (yang ambil bagian di Liga Super Eropa) harus pergi (dari Liga Champions) dan saya berharap itu terjadi pada hari Jumat. Lalu, kita akan cari tahu bagaimana menyelesaikan kompetisi Liga Champions musim ini. Ada pertemuan luar biasa pada hari Jumat, “Jesper Moller mengutip perkataannya Soccerway, Selasa (20/4/2021).

Jika Real Madrid, Man City dan Chelsea benar-benar tersingkir, apakah Paris Saint-Germain (PSG) akan dinobatkan sebagai juara Liga Champions 2020-2021? Sekadar informasi, dari semifinalis Liga Champions musim ini, hanya PSG yang tidak berkiprah di Liga Super Eropa.

Jika PSG menang, ambisi Josep Guardiola bakal pupus untuk mengantarkan Man City menjuarai Liga Champions 2020-2021. Padahal, pelatih asal Spanyol ini baru saja menorehkan rekor bersejarah bersama Manchester Blue.

BACA JUGA: Gara-gara UEFA, Atletico Madrid dan Manchester City batal tampil di Liga Super Eropa?

Sejak menjadi pelatih Man City pada 2016, musim ini menjadi yang pertama bagi Josep Guardiola membawa Raheem Sterling dan kawan-kawan ke semifinal Liga Champions. Saat sudah berada di semifinal, Guardiola mengincar trofi Big Ear.

Sekadar informasi, Guardiola sudah lama tidak mencicipi manisnya mengangkat trofi Liga Champions. Terakhir kali Guardiola merasakannya adalah pada 2010-2011, atau saat ia mengantarkan Barcelona menjadi juara.

Josep Guardiola

(Guardiola merindukan trofi Liga Champions)

Setelah itu, prestasi terbaik Guardiola hanya menembus babak semifinal. Momen itu tercipta bersama Barcelona pada 2011-2012, Bayern Munich (2013-2014, 2014-2015 dan 2015-2016) serta Manchester City (2020-2021).

Oleh karena itu, menarik untuk melihat keputusan apa yang akan diambil UEFA di masa depan. Namun, menurut media Prancis, L’Equipe, UEFA berusaha membujuk Man City dan Atletico Madrid untuk meninggalkan Liga Super Eropa agar kembali ke pangkuan mereka.

Jika bujukan berhasil, Man City otomatis bisa melanjutkan kiprahnya di Liga Champions. Lantas, final Liga Champions 2020-2021 mempertemukan Man City vs PSG?

Source