Liverpool geram, 3 pemainnya menjadi korban rasisme di media sosial

Liverpool

Liverpool mengutuk serangan rasis di media sosial terhadap tiga pemainnya. Naby Keita, Sadio Mane dan Trent Alexander-Arnold adalah korbannya.

Serangan rasisme terhadap Keita, Mane dan Alexander-Arnold terjadi setelah Liverpool bertemu Real Madrid dalam laga Liga Champions, Rabu (7/4/2021). Orang Komunis menyerah 1-3 di tangan Los Blancos.

Ketiga pemain tersebut dituding bertanggung jawab atas kekalahan Liverpool dari Madrid. Beberapa fans yang kecewa melampiaskan amarahnya melalui serangan rasisme di media sosial.

Unggahan di Instagram Naby Keita itu dihujani komentar rasis usai laga Real Madrid vs Liverpool, Rabu 7 April 2021.Unggahan Naby Keita diserang rasisme dari akun yang tidak bertanggung jawab. (Foto: Instagram @nabykeitadeco)

Postingan terbaru Naby Keita di Instagram mendapatkan banyak emoji monyet dan pisang di halaman komentarnya. Komentar senada juga ditemukan di postingan di akun Sadio Mane dan Trent Alexander-Arnold.

Klub segera menanggapi serangan rasis terhadap Keita, Mane dan Alexander-Arnold. Lewat pernyataan resminya, Liverpool mengutuk aksi yang dinilai “menjijikkan” itu.

Liverpool juga meminta platform media sosial untuk berbuat lebih banyak dalam hal pengetatan aturan. Tuntutan Orang Komunis kabarnya telah diterima oleh Facebook sebagai pemilik Instagram.

Meluncurkan Sky Sports News, Facebook sedang menyelidiki masalah ini. Platform media sosial asal Amerika Serikat tersebut diharapkan mampu meredam serangan rasial terhadap atlet di dunia maya.

“Sekali lagi kami dengan sedih membahas pelecehan rasial yang menjijikkan di pagi hari setelah pertandingan. Itu sama sekali tidak dapat diterima dan harus dihentikan,” bunyi pernyataan Liverpool.

“Situasi saat ini tidak bisa dibiarkan berlanjut dan menjadi tugas kita semua untuk memastikan bahwa itu tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Menonton video “Liverpool ke Perempat Final Setelah Mengalahkan Leipzig 2-0
[Gambas:Video 20detik]
(teluk / lari)

Source