Lion Air Tergelincir, Manajemen: Pesawat dan Awaknya Sudah Diperiksa Sebelum Terbang Halaman semua

LAMPUNG, KOMPAS.com – Manajemen Lion Air mengaku telah melakukan pemeriksaan terhadap pesawat dan awak Lion Air JT-174 yang tergelincir di Bandara Radin Intan II sebelum terbang ke Lampung.

Statistik Komunikasi Korporat Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pesawat yang tergelincir itu telah menjalani SOP dan mengikuti pedoman protokol kesehatan.

Menurut Danang, Lion Air JT-173 telah disiapkan untuk menggunakan Boeing 737-900ER untuk registrasi PK-LGP.

Sebelum berangkat sudah melalui pre flight check dan pesawat dinyatakan aman untuk terbang, kata Danang, dalam keterangan persnya, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Pesawat Lion Air Tergelincir di Bandara Lampung Usai Mendarat, Seluruh Penumpang Selamat

Selain itu, tambah Danang, seluruh awak kapal juga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat.

“Semua kru dinyatakan fit untuk bertugas,” kata Danang.

Jadi, kejadian pesawat Lion Air tergelincir di landasan pacu bandara setelah mendarat, akan diteliti lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

“Seluruh penumpang dan awak pesawat selamat. Saat ini mereka sudah dievakuasi ke gedung terminal bandara,” kata Danang.

Diberitakan sebelumnya, Lion Air JT-173 rute Batam-Tanjung Karang sempat tergelincir melarikan diri Bandara Radin Intan II pada Minggu (20/12/2020).

Danang menuturkan, saat mendarat di Bandara Radin Intan II cuaca sedang hujan deras. Namun, dengan visibilitas yang memenuhi kualifikasi pendaratan.

Baca juga: Pesawat Lion Air Tergelincir dengan Kecepatan Rendah Saat Berbalik ke Apron

Setelah mendarat dan pesawat menuju area parkir (apron), badan pesawat keluar dari runway sehingga tergelincir.

“Pesawat sedang dalam kecepatan rendah, dan saat berbelok ke area apron, badan pesawat keluar dari pelarian,” kata Danang.

Source