KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi Program Bioflok KKP

Jakarta, CNN Indonesia –

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan dugaan korupsi terkait program bioflok di Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi dan review.

“KPK memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan publik dengan melakukan verifikasi dan analisis data laporan terlebih dahulu,” kata Ali kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Jumat (18/12).

Juru bicara berlatar belakang jaksa menjelaskan, kedua tindakan itu dilakukan untuk mengetahui apakah laporan yang disampaikan itu ranah korupsi atau bukan.

“Verifikasi dan review akan mengetahui apakah pengaduan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bawah tindak pidana korupsi dan menjadi kewenangan KPK,” ujarnya.

Sebelumnya, Dony Andrian yang mengaku sebagai perwakilan pengusaha asal Papua dan pemilik CV Manokwari Build membuat laporan terkait dugaan korupsi dan monopoli program budidaya ikan sistem bioflok nasional di Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP.

Dalam keterangan resminya, Dony mengaku memiliki bukti penyimpangan dalam program bioflok tersebut. Ia menduga ada konspirasi jahat dalam program tersebut.

“Saya melihat anomali mulai dari persyaratan rekayasa tender yang meliputi ketersediaan tenaga ahli budidaya sistem bioflok yang tidak masuk akal hingga penentuan pemenang yang diduga sebagai calon pemenang. pengaturan-an dari pemenang lelang. Saya juga curiga ada indikasi korupsi, ”kata Dony, Jumat (18/12).

Terkait dugaan monopoli, ia mengatakan beberapa CV mendapatkan tender bantuan budidaya ikan sistem bioflok. Atas dasar itu, dia meminta KPK memanggil dan memeriksa pihak terkait.

“Di beberapa lokasi bantuan hanya melakukan pengembangan bioflok saja tanpa memberikan edukasi tentang teknologi sistem bioflok. Jadi menurut saya program bantuan ini hanya bersifat membangun tetapi tidak dimanfaatkan untuk penerima bantuan,” pungkasnya.

(ryn / agt)

[Gambas:Video CNN]


Source