KPK Telusuri Kantor Pusat Bank Panin Terkait Dugaan Suap di Direktorat Jenderal Pajak

Jakarta – KPK sedang menyelidiki kasus dugaan suap di Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen). Kali ini, KPK menggeledah kantor pusat Bank Panin di Jakarta.

Tim Pemeriksa KPK dalam kasus dugaan menerima hadiah atau janji terkait pemeriksaan pajak tahun 2016 dan 2017 di Direktorat Jenderal Pajak, telah selesai melakukan penggeledahan di wilayah DKI Jakarta yang bertempat di Kantor Pusat Bank Panin, Pusat. Jakarta, “kata juru bicara KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Rabu (24/3/2021).

Pencarian dilakukan kemarin (23/3) mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. KPK juga mengamankan sejumlah dokumen terkait kasus dugaan suap.

“Di lokasi ini ditemukan berbagai dokumen dan barang elektronik terkait kasus tersebut,” tambah Ali.

Namun, Ali tidak memberikan detil terkait dokumen dan barang elektronik yang disita. Dokumen akan segera dianalisis.

Sebelumnya, KPK memanggil sejumlah orang terkait kasus suap di Direktorat Jenderal Pajak. Salah satunya adalah PNS dari Kementerian Keuangan RI bernama Febrian.

Dalam kasus ini, tim penyidik ​​KPK menggeledah kantor PT Jhonlin Baratama (JB) di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). Pencarian dilakukan di kantor PT JB (Jhonlin Baratama) di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Selain itu, ada 3 rumah yang digeledah oleh penyidik ​​KPK.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan, modus suap di Direktorat Jenderal Pajak mirip dengan kasus suap sebelumnya. Menurut dia, suap di Direktorat Jenderal Pajak terkait administrasi perpajakan suatu perusahaan sehingga nilai pajak badan tersebut rendah.

“Kalau modus pajaknya seperti itu, bagaimana caranya agar WP (wajib pajak) membayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksa agar pajaknya diturunkan,” kata Alex kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa. (2/3).

Alex mengatakan, kasus suap tersebut diduga melibatkan pejabat di Direktorat Jenderal Pajak. Suap itu diperkirakan bernilai puluhan miliar rupiah.

(isa / isa)

Source