KPK Jalankan Putusan Mahkamah Agung yang Memotong Putusan Anas Urbaningrum

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terkait Peninjauan Kembali (PK) mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebagai terpidana kasus korupsi pembangunan proyek Hambalang.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, eksekusi terpidana Anas Urbaningrum berdasarkan Putusan PK Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 246 PK / Pid.Sus / 2018 pada 30 September 2020.

“Terpidana akan dikurangi hukuman kurungan 8 tahun penjara selama dalam tahanan dan denda Rp 300 juta dengan syarat jika denda tidak dibayarkan, ia akan dikenakan hukuman sebagai pengganti denda berupa kurungan. selama 3 bulan, “kata Ali dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5 / 2/2021).

Baca juga: MA potong vonis Anas Urbaningrum menjadi 8 tahun penjara

Selain itu, kata Ali, Anas Urbaningrum juga diwajibkan membayar biaya penggantian sebesar Rp 57.592.330.580,00 dan USD 5.261.070.

Ali menuturkan, jika uang pengganti belum dibayarkan dalam waktu 1 bulan setelah putusan MK memperoleh kekuatan hukum tetap, harta benda terpidana disita dan dilelang.

Sedangkan jika harta benda tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dia akan divonis penjara selama 2 tahun, kata Ali.

Tak hanya itu, kata Ali, Anas Urbaningrum juga mendapat tambahan pidana, yakni pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun terhitung sejak terpidana selesai menjalani hukuman pokok.

“KPK akan segera memungut denda dan uang pengganti dari terpidana sebagai aset pemulihan dari KUHAP untuk penerimaan kas negara, ”kata Ali.

Seperti diketahui, Anas pernah menjadi terpidana dalam proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Olahraga Nasional (P3SON) tahun 2010-2012 Hambalang.

Baca juga: Inilah Alasan MA Sunat Anas Urbaningrum Vonis 14 Tahun Menjadi 8 Tahun

Pada pengadilan tingkat pertama, Anas dijatuhi hukuman 8 tahun penjara sebelum dikurangi menjadi 7 tahun penjara pada tingkat banding.

Hukuman Anas kembali diperkuat pada tingkat kasasi yang menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara kepada Anas.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya menuntut Anas dihukum 15 tahun penjara.

Source