Korban tewas di tanah longsor Jawa Barat di Indonesia meningkat menjadi 31 – Xinhua

Foto yang disediakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan anggota tim SAR yang bekerja di lokasi longsor di desa Cihanjuang, Jawa Barat, Indonesia, 17 Januari 2021. Korban tewas akibat longsor di Cihanjuang Desa, Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat Indonesia telah meningkat menjadi 31, Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional mengatakan pada hari Minggu. Saat ini, tim SAR masih mencari sembilan orang lainnya yang masih hilang. (BNPB / Handout melalui Xinhua)

JAKARTA, 17 Januari (Xinhua) – Korban tewas akibat tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia telah meningkat menjadi 31, kata Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional, Minggu.

Saat ini, tim SAR masih mencari sembilan orang lainnya yang masih hilang.

“Pencarian dibatasi oleh hujan dan tim SAR perlu mewaspadai longsor berikutnya,” kata badan tersebut.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, masih terdapat beberapa retakan di lokasi tersebut dan longsor susulan bisa terjadi kapan saja.

Selain itu, 1.020 orang mengungsi untuk menghindari longsor susulan.

Longsor pertama terjadi pada 9 Januari karena curah hujan yang tinggi dan kondisi tanah yang tidak stabil.

Kabupaten Sumedang memiliki potensi longsor dalam kategori sedang hingga tinggi, dengan 26 kelurahan yang mencakup 60.872 hektar wilayah rawan bencana. Enditem

Source