Kondisi rumah di kebon jeruk yang dibongkar maling, dinding sampai plafon berlubang karena di copot semua.

JAKARTA, KOMPAS.com – Pencurian rumah kosong terjadi di Jalan Kedoya Alkamal Blok A15 / 27 RT 004 RW 004 Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kejadian ini terungkap pada Sabtu (20/3/2021).

Berbeda dengan modus pencurian lainnya, pelaku memerintahkan sejumlah tukang membongkar material rumah. Kemudian bahan rumah dijual.

Pemantauan Kompas.com, Garis polisi dipasang di depan pagar rumah.

Rumah itu terdiri dari dua lantai.

Di depan rumah ada pagar putih setinggi sekitar 2,5 meter. Diatas pagar ada pagar berduri.

Baca juga: Polisi: Rumah Kosong di Kebon Jeruk yang Dibongkar Pencuri Tak Pernah Dikontrak

Di halaman rumah, Anda bisa melihat beberapa daun kering dan seng yang tidak terpakai.

Pintu depan rumah berwarna coklat terlihat.

Sebuah rumah kosong di kawasan Kedoya, Jakarta Barat yang materialnya dibongkar untuk dicuri secara terpisah.Kompas.com/Sonya Teresa Sebuah rumah kosong di kawasan Kedoya, Jakarta Barat yang materialnya dibongkar untuk dicuri secara terpisah.

Di lantai satu rumah, Anda bisa melihat sisa-sisa bangunan bongkar pasang berupa tembok yang sudah runtuh.

Sedangkan di lantai dua rumah, beberapa bagian dinding sudah berlubang karena dirobohkan.

Terdapat lubang berukuran kurang lebih 1×2 meter pada dinding di bagian depan, kiri dan kanan lantai dua rumah.

Ada juga lubang di langit-langit di lantai dua rumah.

“Jadi bingkai, ubin, keramik, dan sanitasi dibongkar, ”kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo, Senin (22/3/2021).

Kini, polisi sedang memburu salah satu dalang peristiwa tersebut.

“Kami masih mencari A, ini belum tertangkap,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Robinson Manurung saat ditemui, Selasa (23/3/2021).

Baca juga: Tetangga Tak Disangka, Pembongkaran Rumah Kosong di Kebon Jeruk Diduga Ada Renovasi

Robinson memastikan A tidak memiliki hubungan apapun dengan pemilik rumah.

“Dia tidak kontrak, entah pemiliknya juga, ini murni pencurian, “kata Robinson.

Dijelaskan Robinson, A memerintahkan seseorang berinisial S (47) untuk membongkar rumah tersebut dengan maksud menjual material yang dibongkar tersebut.

Kepada S, A mengaku sebagai orang yang dipercaya pemilik rumah.

S kemudian menginformasikan SU alias ND (58).

“S dan ND memang jual beli material bekas,” kata Robinson.

Baca juga: Mengaku Orang kepercayaan pemiliknya, pencuri membobol rumah di Kebon Jeruk

ND kemudian memerintahkan total tiga pengrajin (sebelumnya ditulis lima orang) untuk membongkar material rumah yang kemudian dijualnya.

Kini, ND, S, dan tiga tukang sudah diamankan polisi dengan status saksi.

Selain itu, polisi juga mengamankan mobil tersebut menjemput berisi kayu dan bingkai yang ada di tempat kejadian perkara.

Kronologi pengungkapan

Rumah itu milik Rudi Hartodjo (53). Rumah tersebut merupakan warisan dari orang tuanya dan kosong.

Awalnya, MH (56), pemilik rumah, melihat sekelompok orang yang tidak dikenalnya sedang bekerja membongkar material rumah pada Sabtu pekan lalu.

Ia lantas menanyakan alasan pembongkaran rumah tersebut. Para pekerja tersebut mengatakan bahwa mereka diperintahkan oleh orang lain untuk menghancurkan rumah tersebut.

Baca juga: Fakta Rumah Mewah di Kebon Jeruk yang Dibongkar Tukang Bangunan, Materialnya Malah Dipakai Komplotan Pencuri

MH segera menghubungi petugas keamanan kompleks dan polisi.

Kemudian para pekerja dan barang bukti berhasil diamankan untuk penanganan atau pemrosesan lebih lanjut, kata Robinson.

Video kondisi rumah yang sempat diungkap sebelumnya viral di media sosial. Dalam video tersebut, bagian lantai dan dinding rumah mewah tersebut mengalami kerusakan.

“Ini benar-benar kurang ajar, Pak. Berani mati ini. Ini benar-benar berani mati,” kata salah satu orang dalam video itu.

Source