Komnas KIPI: Tidak Ada Laporan Efek Samping, Aman Vaksin Covid-19

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021, Komisi Nasional Infeksi Pasca Imunisasi (KIPI) tidak menerima adanya KIPI pasca vaksinasi.

“Sampai saat ini belum ada laporan kejadian tindak lanjut pasca imunisasi [KIPI] serius itu terjadi. Jika ada kejadian yang tidak diinginkan atau kejadian luar biasa, masyarakat harus melaporkannya ke fasilitas kesehatan, ”kata Ketua Komisi Nasional Ilmu Pengetahuan Nasional Indonesia (Komnas KIPI) Hindra Irawan Satari, mengutip keterangan resmi KPC-PEN, Minggu (17/1/2021).

Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat diminta untuk melapor dan laporan tersebut akan dicatat dan ditindaklanjuti oleh Komisi Daerah dan Komisi Nasional KIPI yang merupakan komite independen dalam penilaian KIPI.

Masyarakat juga diimbau untuk berpartisipasi dan tidak khawatir dengan dampak serius dari vaksin Covid-19.

Hindra menuturkan, setelah vaksinasi penerima vaksin akan mengalami dampak minimal, yaitu reaksi alami dari produk vaksin.

“Vaksin ini merupakan produk biologis, jadi ketika dimasukkan ke dalam tubuh, reaksi alaminya adalah menimbulkan reaksi lokal di tempat suntikan berupa kemerahan, nyeri, bahkan demam, namun data menunjukkan bahwa hal tersebut gejalanya kurang dari 1 persen dan bisa hilang dengan sendirinya, ”jelasnya.

Lebih lanjut, Hindra mengucapkan terimakasih karena program vaksinasi sudah berjalan. Namun, masyarakat didorong untuk tetap menerapkan 3M (memakai masker, cuci tangan, dan menjaga jarak), bahkan bagi yang sudah mendapat vaksin.

“Kita patut bersyukur, selain itu kita berusaha menjalankan 3M dan pemerintah melakukan 3T [tes, telusur, dan tindak lanjut], “Dia berkata.

Hindra meyakinkan keamanan vaksin yang ada di Indonesia bisa terjamin. Sebelumnya, Indonesia juga berhasil memberantas penyakit cacar, penyakit campak, tetanus neonatal, dan penyakit menular lainnya.

“Kami sudah menguji vaksin ini baik di luar negeri maupun di dalam negeri dan hasilnya sudah kami dapatkan, sehingga memberikan perlindungan tambahan yang cukup bagi kami dan melengkapi upaya pencegahan kami,” tambahnya.

Menanggapi banyaknya masyarakat yang masih mengkhawatirkan dampak vaksin, Hindra mengatakan ada kemungkinan masyarakat takut divaksinasi karena ada kabar bohong terkait vaksin Covid-19.

“Orang tidak perlu khawatir. Badan Pengawas Obat dan Makanan Nasional tidak mungkin memberikan izin penggunaan jika vaksin Covid-19 terbukti tidak aman, ”katanya.

Konten Premium

Masuk / Daftar

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga yang terkena virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, bantu donasi sekarang! Klik di sini untuk lebih jelasnya.

Source