Kisah Mantan Ratu Kecantikan yang Terlibat dalam Penemuan Vaksin COVID-19

Carina Tyrrell, Miss England 2014 Foto: Instagram / @ carinatyrrellofficial
Mantan Ratu kecantikan Inggris belum lama ini menjadi sorotan, karena terlibat dalam proses pengembangan vaksin COVID-19. Apakah Carina Tyrrell, pemegang gelar doktor sekaligus mantan Miss England 2014. Tyrrell dilaporkan menghabiskan satu tahun untuk meneliti vaksin COVID-19 di Universitas Oxford.
Mengutip Matahari, Tyrrell bergabunglah dengan tim Oxford untuk memastikan vaksin tersebut aman digunakan oleh semua penduduk Inggris. Ia juga bekerja erat dengan para peneliti dan ahli medis di seluruh dunia untuk mengkonfirmasi uji coba vaksin COVID-19 Baik.

“Saya telah melihat uji klinis vaksin dan perawatan sebelum mencoba untuk mengidentifikasi kandidat dan perawatan vaksin yang paling menjanjikan. Dan tentunya memastikan vaksin tersebut relevan untuk kelompok tertentu, ”tandasnya Tyrrell untuk Matahari.

Tyrrell Lanjut, penerima vaksin COVID-19 terdiri dari berbagai suku, usia, dan kondisi kesehatan. Untuk itulah, kajian yang dilakukan memperhitungkan semua pihak agar tidak ada yang tertinggal.

“Kami harus memastikan vaksin itu efektif untuk orang tua dan muda, orang dengan dan tanpa kanker, itu hal yang penting,” tambahnya.

Tyrrell juga mengakui, mengumpulkan data dari seluruh dunia sembari mencoba mengidentifikasi kandidat vaksin paling menjanjikan. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa kemampuan bekerjasama dari berbagai pihak merupakan elemen terpenting dalam penelitian. Dia melihat bahwa kemampuan ini menonjol selama pandemi COVID-19.

Terkait kebijakan, saya sudah mengarahkan penyusunan beberapa kebijakan dan karya ilmiah yang akan dimuat di British Medical Journal. Ini tentang bagaimana kita menangani sejumlah penderita gejala COVID-19 di rumah sakit, saat kita bergumul dengan kapasitas yang terbatas. dan mengelola situasi meningkatnya jumlah orang yang datang ke rumah sakit, “ujarnya lagi.

Carina Tyrrell dinobatkan sebagai wanita terpintar di Inggris

Tyrrell dinobatkan sebagai salah satu pemikir muda paling cemerlang di Inggris selama enam tahun, setelah memenangkan gelar Miss England pada tahun 2014. Di acara Miss World, dia menempati urutan ke-4 di antara semua finalis yang bersaing.

Kini, perempuan berusia 31 tahun itu menjadi pekerja garis depan menangani krisis COVID-19 di Inggris. Tyrrell dirinya memiliki gelar sarjana kedokteran dari Universitas Cambridge, memiliki pengalaman sebagai dokter junior di rumah sakit, dan gelar master dalam kesehatan masyarakat.

“Aku juga masih terlibat Putri dunia dan Miss England, dan saya masih menjadi juri kontes Miss England, “jelasnya Tyrrell.

Dia mengaku tidak pernah menyangka akan enam tahun menghabiskan penelitian mengarah pada pencarian vaksin COVID-19. Namun, dia merasakan pengalaman itu ketentuan untuk mengatasi potensi pandemi di masa depan.

Karena sayangnya kedepannya akan ada pandemi lagi, ”pungkasnya Tyrrell.

Source