Kisah kebanyakan PNS dimutasi untuk membongkar korupsi, hingga 71 kali

VIVA – Pilihan untuk hidup melawan segala bentuk korupsi membuat seorang PNS harus rela menderita dalam karirnya. Bayangkan, untuk memberantas korupsi, dia harus rela dimutasi sebanyak 56 kali. Kisah seorang PNS asal India bernama Ashok Khemka memang menarik untuk diangkat kembali.

Kisah PNS ini menarik untuk diangkat kembali setelah menjadi salah satu orang yang dipercaya untuk mengisi jabatan penting yang dipercayakan kepadanya saat ini. Ashok adalah ketua panitia yang diberi kepercayaan penuh untuk mengawasi proyek-proyek penting di distrik Nuh.

Pria kelahiran Kolkata berusia 55 tahun itu adalah satu dari total 22 orang yang dipercaya mengawasi proyek-proyek besar yang rawan korupsi di beberapa distrik di India. Keyakinan yang terbangun dari penderitaan setelah puluhan kali harus dibuang karena bertentangan dengan korupsi.

Selain nama Ashok Khemka ada juga nama-nama ‘bersih’ seperti Sanjeev Kaushal yang dipercaya untuk mengawasi proyek di distrik Faridabad. Ada juga Varinder Sigh Kundu di distrik Rewari, Pranab Kishore (Distrik Kaithal) hingga Devender Singh untuk distrik Karnal.

Tidak hanya itu, panitia orang-orang jujur ​​ini juga memiliki kewenangan besar lainnya seperti kewenangan untuk mengubah peraturan perundang-undangan hingga memasukkan kebijakan penanganan COVID-19. Tentunya dengan tugas dan kewenangan yang begitu besar, tentunya soal gaji tidak perlu ditanyakan lagi.

Kembali ke sosok Ashok Khemka, namanya menjadi perhatian setelah 28 tahun karirnya sebagai PNS harus rela dimutasi puluhan kali. Kisah inilah yang membuat sosoknya menjelma menjadi seorang idola di India. Faktanya, dia memiliki puluhan ribu penggemar di media sosial termasuk Facebook.

Seperti diketahui, sosok Ashok Khemka selalu menjadi whistleblower dalam beberapa kasus korupsi besar yang membuatnya menjadi musuh rekan kerja. Sebagian besar kasus korupsi besar yang dia temukan terjadi selama rezim Bhupinder Hooda.

Jumlah PNS termutasi terbanyak, hingga 71 kali

Nyatanya, nasib pahit yang dialami Ashok Khemka melawan korupsi bukanlah yang paling tragis. Ashok rupanya menempati posisi kedua dalam daftar PNS yang paling banyak mengalami mutasi atau pengasingan akibat keputusannya memberantas korupsi di kawasan Haryana, negara bagian India.

Ashok Khemka ternyata adalah pegawai negeri sipil nomor dua yang paling banyak dipindahkan di daerah Haryana. Pemindahan transfer terbanyak masih milik Pradeep Kasni yang mencatatkan 71 kali transfer dalam kurun waktu 35 tahun. Apa yang dicatat Ashok, dia dipindahkan 56 kali dalam waktu kurang dari 30 tahun.

Yang membuat nama Ashok semakin berkelas adalah ia telah menerima ancaman dan percobaan pembunuhan beberapa kali. Termasuk saat membongkar kasus korupsi yang melibatkan Robert Vadra, suami Priyanka Gandhi.

Tak hanya itu, Ashok juga tercatat menerima SR Jindal Prize tahun 2011 atas perjuangan dan penderitaannya melawan korupsi.

Source