Kelebihan Beban, Plt Wali Kota Sebut Lapas Kelas II B Tasikmalaya Tidak Layak

Kelebihan Beban, Plt Wali Kota Sebut Lapas Kelas II B Tasikmalaya Tidak Layak
Plt Walikota Tasikmalaya, Jawa Barat, M Yusuf. Foto: Apip / HR

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com), – Plt Wali Kota Tasikmalaya Jawa Barat M Yusuf mengatakan Lapas Kelas II B Tasikmalaya sudah tidak layak huni karena kelebihan beban.

“Kapasitas lapas sebenarnya hanya mampu menampung 80 narapidana, tapi bisa sampai 300 napi,” kata Yusuf, Selasa (6/4/2021).

Ia berharap Kementerian Hukum dan HAM mengambil langkah tepat untuk mengatasi kelebihan jumlah narapidana di Lapas Tasikmalaya.

“Saya lihat sendiri narapidana yang menumpuk, kelebihan kapasitas, harus ada solusi untuk kasihan mereka,” ucapnya.

Baca Juga: 93 Napi di Lapas Tasikmalaya Positif Covid-19, Kemungkinan Bertambah

Apalagi saat ini, sebanyak 93 warga binaan di Lapas Kelas II B dipastikan positif Covid-19.

Narapidana yang positif Covid-19 harus menjalani isolasi diri atau karantina.

“Kalau tidak memungkinkan di rumah sakit berarti harus di penjara, tapi yang jadi pertanyaan tempatnya terlalu sempit,” kata Yusuf.

Kalaupun dikarantina di aula penjara, lanjut Yusuf, justru akan membuat kondisi semakin kacau.

“Yang pasti kalau aula berdekatan, meski isolasi di rumah sakit tidak memungkinkan karena kemarin juga ada 2 tahanan dari kejaksaan yang kabur saat diisolasi di rumah sakit,” jelasnya.

Ia pun meminta pihak Lapas Kelas II B Tasikmalaya untuk mencari lokasi yang tepat untuk mengisolasi narapidana secara mandiri.

“Isolasi mandiri itu wajib, tapi tempatnya juga harus sesuai supaya cepat sembuh,” pungkas Yusuf. (Apip / R8 / HR Online)

Editor: Jujang

Source