Kebijakan Privasi Baru IOS Mempengaruhi Bisnis Iklan

Jakarta, CNN Indonesia –

apel akan segera meluncurkan fitur privasi data pada iOS 14. Reformasi tersebut kemungkinan akan menjadi pukulan besar bagi industri pemasaran, dan dapat berdampak negatif pada bisnis kecil dan menengah.

Berdasarkan informasi yang tersedia, Apple akan meluncurkan App Tracking Transparency (ATT). Nanti, pengguna akan menerima pemberitahuan pop-up yang meminta mereka untuk secara khusus ikut serta dan mengotorisasi aplikasi untuk mengakses data mereka.

Menurut Forbes, tidak ada angka pasti berapa banyak pengguna yang akan memilih untuk tidak berpartisipasi. Namun, beberapa pihak berharap angkanya tinggi.



Ini karena ATT dapat mempersulit perusahaan iklan untuk memahami siapa yang melihat iklan mereka dan menghilangkan banyak kemampuan pelaporan yang biasanya memastikan kampanye berhasil.

Selama bertahun-tahun, pelacakan audiens telah benar-benar membantu bisnis kecil dan menengah meningkatkan kesadaran dan pada akhirnya menumbuhkan dan menskalakan merek mereka.

Alat periklanan di Instagram dan Facebook, misalnya, secara tradisional memungkinkan perusahaan untuk berinteraksi dengan pelanggan yang ada dan calon pelanggan dengan sangat akurat. Kemampuan ini kemungkinan besar akan berkurang secara signifikan setelah ATT diluncurkan.

Namun, privasi data tidak berarti lebih sedikit iklan untuk pengguna Apple. Kebijakan tersebut kemungkinan akan mendorong lebih sedikit iklan dari bisnis kecil dan lebih banyak iklan dari jaringan besar dan waralaba.

Industri periklanan secara global tampaknya beralih ke fokus yang lebih besar untuk melindungi privasi konsumen, dan pembaruan iOS 14 adalah langkah besar lainnya. Apple tampaknya ingin publik merasa bahwa mereka tidak boleh membagikan data mereka, tetapi pada kenyataannya, membagikan data mereka bermanfaat bagi konsumen dan bisnis.

Menjangkau orang yang tepat juga berarti merek dapat terhubung dengan pelanggan yang benar-benar tertarik dengan produk mereka dan sejalan dengan etos mereka. Lebih banyak privasi data mungkin tidak sama dengan iklan yang lebih sedikit, sebaliknya, pengguna cenderung menerima jumlah iklan yang sama, tetapi iklan untuk merek dan produk yang mungkin tidak relevan.

Meluncurkan Assemblo, pembaruan iOS 14 akan mengubah cara pengembang aplikasi dan pengiklan dapat mengakses IDFA (Pengenal untuk Pengiklan), pengenal acak yang ditetapkan Apple ke setiap perangkat untuk melacak dan mengidentifikasi penggunanya tanpa mengungkapkan informasi pribadi.

Pengiklan menggunakan IDFA untuk melacak data sehingga mereka dapat menayangkan iklan yang dipersonalisasi secara efektif.

Sebelum pembaruan iOS 14, IDFA tersedia untuk sebagian besar pengguna, tetapi dengan opsi untuk menyisih dari pelacakan IDFA tersedia, semoga beberapa pengguna akan ikut serta.

Menurut Facebook, pemasar akan dibatasi dalam kemampuannya untuk menayangkan iklan secara akurat dan efektif, menargetkan audiens yang relevan, mengukur dan melaporkan konversi, mengoptimalkan kampanye, dan mengalokasikan anggaran.

Oleh karena itu, pemasar perlu mempertimbangkan perubahan tersebut sehubungan dengan aktivitas periklanan yang mereka koordinasikan untuk merek dan klien mereka, karena transparansi data untuk pelaporan dan peninjauan kampanye iklan akan terhalang.

(jps / mic)

[Gambas:Video CNN]


Source