Kasus Covid-19 di Indonesia meningkat 20 ribu dalam sehari

Jakarta, CNN Indonesia –

Pakar Griffith University Dicky Budiman mengatakan setidaknya ada kasus positif tambahan setiap hari Covid-19 sebanyak 20 ribu kasus sehari di Indonesia. Namun, angka tersebut belum ditemukan karena minimnya upaya pengujian-penelusuran pada dugaan Covid-19.

“Kasus harian kita sudah menyentuh minimal 20 ribu kasus per hari. Artinya kapasitas pengujian Kami masih jauh dari mendeteksi kasus-kasus serius sehari-hari, ”kata Dicky dalam diskusi virtual, Sabtu (19/12).

Perlu dicatat bahwa selama 10 bulan pandemi Covid-19 di Indonesia, pengujian tidak pernah dicurigai memenuhi standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Menurut pedoman WHO, jumlah tes per minggu harus 1 / 1.000 populasi. Dengan asumsi jumlah penduduk Indonesia 267 juta jiwa, idealnya pengujian Covid-19 di Indonesia sebanyak 267 ribu jiwa dalam satu minggu.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per 13 Desember, jumlah orang yang diperiksa setiap minggu pada 8 Desember-14 Desember hanya 221.135 orang atau 81,90 persen dari target WHO.

Sedangkan jumlah pengujian tertinggi di Indonesia yaitu 260.152 orang atau 96,3 persen dari target WHO, sejak 1 Desember hingga 8 Desember.

Berkaca pada data pengujian mingguan di Indonesia, Dicky mengatakan pemerintah membutuhkan sinergi dalam tahap pengendalian pandemi. Pemerintah, kata Dicky, tidak hanya berpegang pada vaksin sebagai langkah pengendalian pandemi.

Artinya kita tidak bisa berasumsi bahwa ada strategi vaksinasi yang bisa diselesaikan, tidak seperti itu. Dan tidak ada satu cara pun, tidak hanya pengujian, penelusuran saja, atau vaksin saja, “kata Dicky.

“Ini semua butuh sinergi, apalagi ada tahapan-tahapan dalam pengendalian pandemi. Yang tidak bisa dihindari, harus dilakukan secara berurutan, misalnya harus dilakukan pengujian sebelum dilakukan tracing, tidak akan ada penelusuran yang baik jika tidak ada pengujian yang baik, “tambahnya.

Covid-19 kasus di Indonesia mencapai 657.948 kasus pada Sabtu (19/12). Dari jumlah tersebut, 536.260 dinyatakan sembuh, dan 19.659 meninggal.

(juta / bac)

[Gambas:Video CNN]


Source