Kapal Kargo Tentara Iran Diserang di Laut Merah

Jakarta, CNN Indonesia –

SEBUAH kapal kargo milik Iran dilaporkan menyerang di Laut Merah.

TV Al Arabiya Mengutip sumber anonim, pada Selasa (6/4) melaporkan bahwa kapal milik Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) diserang di lepas pantai Eritrea.

Sementara itu kantor berita Iran, Tasnim kata kapal itu terkena ranjau limpet atau ranjau anti-kapal.

Tasnim mengidentifikasi kargo itu sebagai kapal Iran Saviz.

“Kapal Iran Saviz telah ditempatkan di Laut Merah selama beberapa tahun terakhir untuk mendukung pasukan komando Iran yang dikirim dalam misi pengawalan kapal komersial (anti-pembajakan),” tulis Tasnim. Reuters.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan secara independen. Pejabat Iran tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Insiden itu adalah yang terbaru dari serangkaian serangan yang dilaporkan terhadap kapal kargo milik Israel dan Iran sejak akhir Februari di mana kedua musuh bebuyutan itu saling menuduh bertanggung jawab.

Ada tiga serangan lain yang dilaporkan terhadap kapal kargo milik Iran atau Israel sejak 25 Februari.

Pada 25 Maret, sebuah kapal kargo milik perusahaan Israel rusak setelah terkena rudal Iran di Laut Arab.

Seorang pejabat keamanan Israel mengatakan insiden itu diduga sebagai bentuk serangan dari Iran ketika sebuah kapal kargo sedang berlayar dari Tanzania menuju India. Meski dalam keadaan rusak, kapal tersebut dapat melanjutkan pelayarannya setelah terjadi penyerangan.

Dua minggu sebelumnya, media pemerintah Iran mengatakan Israel kemungkinan besar berada di balik ledakan yang menyebabkan kebakaran kecil di kapal kontainer Teheran di Mediterania.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menolak berkomentar langsung pada saat itu tetapi mengatakan Iran secara teratur mengirim senjata ke proxynya di wilayah tersebut.

Pada 26 Februari, PM Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan Iran atas ledakan di atas kapal pengangkut kendaraan milik Israel di Teluk Oman.

Seorang pejabat AS mengatakan ledakan itu melubangi kedua sisi lambung. Sedangkan pejabat Israel mengatakan serangan itu menggunakan ranjau limpet. Namun Iran membantah bertanggung jawab.

Pejabat Israel itu sendiri menolak mengomentari serangan terhadap kapal kargo Iran.

Insiden ini terjadi sejak Presiden Amerika Serikat Joe Biden menjabat pada Januari lalu.

Biden berkomitmen untuk membawa AS kembali ke kesepakatan nuklir 2015, jika Iran sepenuhnya mematuhi perjanjian tersebut. Namun, langkah Biden ditentang keras oleh Israel.

Iran dan Amerika Serikat pada Selasa mengadakan pembicaraan tidak langsung di Wina membahas kekuatan lain tentang bagaimana menghidupkan kembali kesepakatan itu. Baik Iran dan Amerika Serikat menyebut pembicaraan itu “konstruktif”.

(Dea)

[Gambas:Video CNN]


Source