Kanker kelenjar getah bening mulai menyerang usia produktif, kenali gejalanya

SURYA.CO.ID | SURABAYA – Kanker limfoma atau limfoma merupakan kanker darah yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati) yang biasa ditemukan pada penderita berusia sekitar 60 tahun.

Namun, saat ini Limfoma ditemukan pada pasien yang berusia sekitar 40 tahun.

Hal itu diungkapkan dr Niken Putu Ayu Amrita Sp PD KHOM, konsultan kedokteran spesialis hematologi-medik onkologi saat ditemui di Adi Husada Cancer Center (AHCC).

“Datanya lebih banyak serangan yang berusia di atas 60 tahun, namun belakangan ini banyak yang berusia muda,” ujarnya, Selasa (22/12/2020).

Dokter Niken menjelaskan, hingga saat ini penyebab kanker tersebut masih belum pasti, namun bersifat multifaktorial.

Diduga ada kaitannya dengan stres fisik dan psikis.

Namun, untuk pemeriksaan awal setiap kelenjar getah bening yang membesar harus diperiksa secara medis untuk menentukan jenisnya.

“Harus dicari, bisa radang atau kanker. Kanker juga bisa menyebar atau kanker kelenjar getah bening,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan, kanker kelenjar getah bening sering kali ditandai dengan munculnya benjolan di tubuh yang terdapat kelenjar getah bening, seperti ketiak, leher, selangkangan.

Gejala nonspesifik seperti demam, penurunan berat badan dan keringat malam, sesak napas, mudah lelah juga dapat terjadi.

Source