Kami tidak menginginkan perang, tetapi kami tidak akan membiarkan Iran mendapatkan bom nuklir

Memuat …

JERUSALEM – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya tidak ingin berperang Iran . Namun, dia juga tidak akan membiarkan rezim Teheran diuntungkan bom nuklir .

Komentar tersebut dibuat pada konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin di Yerusalem pada hari Senin.

Baca juga: Mossad di Balik Serangan Cyber ​​di Fasilitas Nuklir Natanz Iran

“Seperti diketahui, kemitraan pertahanan AS-Israel terus berkembang selama pemerintahan berturut-turut dan kerja sama kami sangat penting dalam menghadapi banyak ancaman yang dihadapi baik Amerika Serikat maupun Israel,” kata Netanyahu, seperti dilansir Antara. Zaman Israel, Selasa (13/4/2021).

“Di Timur Tengah, tidak ada ancaman yang lebih berbahaya, serius dan mendesak daripada yang ditimbulkan oleh rezim fanatik di Iran,” lanjut Netanyahu, mengutip ambisi Teheran untuk memperoleh bom nuklir, mempersenjatai kelompok teror dan menyerukan pemusnahan Israel.

“Menteri [Austin], kita berdua tahu kengerian perang. Kami berdua memahami pentingnya mencegah perang. Dan kami berdua sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, “jelasnya.

Baca juga: Fasilitas Nuklir Natanz Sabotase, Iran Bersumpah Balas ke Israel

“Kebijakan saya sebagai perdana menteri Israel jelas – saya tidak akan pernah membiarkan Iran mendapatkan kekuasaan [membuat bom] nuklir untuk melakukan tujuan genosidalnya untuk melenyapkan Israel. Dan Israel akan terus mempertahankan diri dari agresi dan terorisme Iran, “tambahnya.

Komentarnya muncul setelah serangan terhadap fasilitas nuklir Natanz Iran, di mana Teheran menuduh rezim Zionis sebagai pelakunya.

(mnt)

Source