Kabareskrim mengatakan Jozeph Paul Zhang masih berkewarganegaraan Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto membenarkan bahwa tersangka kasus penodaan atau penodaan agama Jozeph Paul Zhang masih warga negara Indonesia (WNI).

“Sejak 2017-2021 belum ada permohonan pencabutan kewarganegaraan atas nama JPZ,” kata Kabareskrim Agus saat dikonfirmasi, Selasa, 20 April 2021.

Jozeph ditetapkan sebagai tersangka pada 19 April 2021. Ia ramai diperbincangkan setelah mengaku sebagai nabi ke-26. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi via zoom yang juga tayang di channel YouTube Jozeph.

Ia pun menantang siapa saja yang berani melaporkan dirinya ke polisi. Atas perbuatannya itu, Jozeph dijerat Pasal 28 ayat (2) UU ITE dan Pasal 156a KUHP.

Sedangkan kehadiran Jozeph saat ini diperkirakan berada di Jerman. Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyatakan Jozeph telah meninggalkan Indonesia sejak 2018. Ia tercatat telah meninggalkan Indonesia menuju Hong Kong.

Jozeph Paul Zhang juga telah ditambahkan ke daftar buronan (DPO). “Buktinya cukup, sudah dilakukan penyidikan, pelakunya jelas. Kalau kita di luar negeri akan kita keluarkan DPO,” kata Agus Andrianto.

Baca juga: Polisi Nasional Menetapkan Jozeph Paul Zhang sebagai Tersangka Penodaan Agama dan UU ITE

ANDITA RAHMA

Source