Jokowi pernah menegur Moeldoko soal AHY

Jakarta, CNN Indonesia –

Kepala Badan Pemilu (Bappilu) Partai demokrat Andi Arief menyampaikan bahwa Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ditegur oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena adanya isu kudeta pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Demokrat.

Andi mengapresiasi langkah Jokowi. Ia berharap Moeldoko tidak lagi mengganggu pesta dengan logo Mercy tersebut.

“KSP Moeldoko sudah ditegur Pak Jokowi. Semoga tidak mengulangi perbuatan tercela terhadap Partai Demokrat,” kata Andi melalui akun Twitter @Andiarief__, Jumat (5/2).

Dalam tweet itu, Andi juga mencibir kader senior Demokrat yang mendukung Moeldoko. Dia menyindir para senior sebagai sisa-sisa feodalisme.

“Untuk sebagian senior partai yang kecewa dan kurang percaya diri dipimpin oleh generasi muda (AHY), kita maklum. Itu sisa feodalisme, partai itu tugas mendidik,” ujarnya.

CNNIndonesia.com telah mencoba meminta tanggapan dari Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman. Fadjroel mengaku tidak tahu soal peringatan Jokowi kepada Moeldoko.

“Kami tidak mendapat informasi tentang ini,” kata Fadjroel melalui pesan singkat kepadanya CNNIndonesia.com, Jumat (5/2).

CNNIndonesia.com coba juga hubungi Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dan Moeldoko. Namun, hingga berita ini tayang, keduanya belum memberikan informasi.

Sebelumnya, Moeldoko terseret kasus kudeta di Partai Demokrat. Hal itu awalnya diungkapkan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.

AHY menyebut ada orang-orang dekat Presiden Jokowi yang ingin mengambil alih Partai Demokrat melalui Kongres Luar Biasa. AHY mengirimkan surat kepada Jokowi untuk meminta klarifikasi atas hal tersebut.

Ketua Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan Moeldoko ingin menjadikan Demokrat sebagai wahana pada 2024. Moeldoko disebut-sebut siap membayar para pimpinan daerah Demokrat untuk menggelar Hari Luar Biasa.

Namun, Moeldoko membantah klaim Demokrat itu. Ia mengaku hanya minum kopi saat bertemu dengan kader Demokrat. Moeldoko mengaku tak berniat mencampuri urusan internal partai.

“Orang-orang ngopi kok presiden lapor? Apa yang tidak,” kata Moeldoko.

(dhf / gil)

[Gambas:Video CNN]


Source