JJava akan membatasi perayaan akhir tahun, Medan memilih pembatasan yang lebih longgar – Sen, 21 Desember 2020

Provinsi di Jawa telah memberlakukan pembatasan kesehatan yang ketat untuk liburan akhir tahun dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 lebih lanjut.

Meski demikian, kota Medan di Sumatera Utara memutuskan untuk melanjutkan perayaan Natal dan Tahun Baru sambil mendesak warganya untuk menghindari keramaian, meskipun provinsi melarang acara ramai.

Pejabat pemerintah Medan, Renward Parapat, mewakili penjabat walikota kota Akhyar Nasution mengatakan pada hari Kamis bahwa pemerintah akan membantu memastikan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru di kota tersebut akan berjalan dengan lancar dan aman.

“Perayaan natal tahun ini harus dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan, mengingat wabah COVID-19 masih melanda Medan. Kami berharap kondisi seperti itu tidak mengurangi keseriusan perayaan demi keselamatan semua orang,” kata Renwardi. .

Secara terpisah, pemerintah Jawa Tengah mengumumkan akan mewajibkan pengunjung untuk memberikan hasil tes antigen cepat negatif untuk memasuki provinsi selama liburan. Pemprov juga akan melakukan uji antigen secara acak di beberapa rest area dan tempat wisata, tribunnews.com dilaporkan pada hari Jumat.

Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang sebelumnya mengumumkan karantina wajib bagi pemudik selama liburan akhir tahun, telah mengeluarkan surat edaran yang menetapkan aturan tambahan yang berlaku pada hari Minggu. kompas.id dilaporkan.

Surat edaran yang ditandatangani Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo pada Sabtu itu memerintahkan non-residen untuk dikarantina di Solo Technopark jika berencana tinggal lebih dari 24 jam di kediaman selama liburan.

Namun dalam surat edaran tersebut lebih lanjut menyebutkan bahwa karantina tidak wajib bagi non residen yang sedang bekerja sementara di Surakarta atau non residen yang dapat memberikan reaksi negatif berantai polimerase (PCR) dan rapid antigen test, berlaku maksimal dua hari. kepada pejabat.

Karantina wajib berlaku mulai Minggu hingga 4 Januari 2021.

Kota sebelumnya berencana untuk mengerahkan petugas di bandara, terminal bus dan stasiun kereta api untuk memantau para pelancong tetapi membatalkan rencana tersebut karena dianggap tidak efektif. Pemerintah mencatat bahwa orang-orang di pusat transportasi tersebut tidak hanya wisatawan mudik tetapi juga wisatawan dan pelancong yang datang untuk tujuan lain, seperti bekerja.

“Karena itu, kami fokus pada penempatan anggota Jogo Tonggo untuk melapor kepada kami jika mereka mendata pemudik. Pengunjung yang menghabiskan waktu lebih dari 24 jam di kawasan itu wajib melapor ke Jogo Tonggo, ”kata Rudyatmo.

Baca juga: Surakarta berharap memberlakukan karantina 14 hari pada saat kedatangan

Wisatawan yang menginap di hotel di kota untuk liburan tidak diwajibkan untuk karantina, tambahnya, karena hotel akan memberlakukan protokol kesehatan untuk mengekang infeksi.

Jawa Timur dan Jawa Barat telah menyatakan bahwa tidak boleh ada acara perayaan besar-besaran untuk Natal atau Tahun Baru.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan provinsi tersebut akan melarang perayaan Malam Tahun Baru yang ramai di ruang publik di dalam dan di luar ruangan, dengan mengatakan hal itu meningkatkan risiko penularan COVID-19.

Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa dia tidak akan melarang pertemuan keluarga atau pribadi pada Malam Tahun Baru, dengan mengatakan bahwa acara seperti itu tidak dapat dihindari.

“Kita tidak bisa menghindari pribadi [gatherings], ”Kata Ridwan di Bandung, Jawa Barat, Senin. (nkn / apg)

Periode premi Anda akan kedaluwarsa dalam 0 hari

tutup x

Berlangganan untuk mendapatkan akses tak terbatas Dapatkan diskon 50% sekarang

Source