Jangan simpan ikan cupang Anda di dalam vas, berikut adalah 5 alasan halaman semua

JAKARTA, KOMPAS.com – Seringkali ditemukan bahwa pemilik ikan cupang memelihara ikan hias di dalam vas kaca yang berukuran relatif kecil. Kondisi ini sering terlihat di toko ikan hias.

Tujuan menempatkan ikan cupang di dalam vas atau wadah tidak mungkin untuk memastikan bahwa cupang tidak berkelahi. Ini karena ikan cupang jantan bisa saling membunuh dengan mudah.

Ada juga rumor yang beredar bahwa cupang dalam vas adalah hal yang baik untuk dilakukan.

Baca juga: Begini Cara Mengatasi Ikan Cupang Yang Sulit Buang Air Besar

Namun, apakah benar memelihara ikan cupang di dalam vas? Melaporkan dari Panduan Perawatan Ikan Cupang, Selasa (6/4/2021), beserta penjelasannya.

Jawabannya adalah tidak. Beberapa orang mencoba mempertahankan gagasan memelihara cupang di dalam vas dengan mengklaim bahwa cupang “di alam liar” akan sering hidup di perairan kecil dan dangkal. Ini benar.

Namun, ada perbedaan dunia antara ekosistem liar yang kaya dan vas rumah. Tidak mungkin untuk sepenuhnya meniru kebiasaan alami ikan cupang di rumah.

Mengapa vas tidak bagus untuk ikan cupang?

Ada beberapa alasan mengapa vas tidak cocok untuk ikan cupang. Inilah di antara mereka.

Baca juga: Berapa Umur Ikan Cupang? Berikut penjelasannya

1. Ukurannya tidak cukup besar

Ikan cupang diketahui hidup di beberapa lokasi. Namun dimanapun ikan cupang hidup termasuk di alam liar ukurannya akan jauh lebih besar dari vas biasa.

Jika Anda memasukkan ikan cupang ke dalam vas berukuran sedang, ia tidak akan berenang dengan baik. Tidak akan ada air untuk dijelajahi.

Kondisi ini akan sangat menyedihkan bagi ikan cupang Anda. Bayangkan jika Anda dikurung di sebuah ruangan kecil dan mungil selama sisa hidup Anda, bagaimana rasanya?

2. Tanpa filtrasi

Ikan menghasilkan banyak limbah, dan air akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Jika air tempat tinggal ikan cupang Anda tidak tersaring dengan baik, maka ikan cupang pada dasarnya akan berenang di kotorannya sendiri.

Ilustrasi ikan cupang.UNSPLASH / PIETRO JENG Ilustrasi ikan cupang.

Ikan cupang akan menghirup segala macam racun dan ini akan menyebabkan kematian dini. Tidak hanya itu, kurangnya filtrasi akan mengurangi jumlah oksigen dalam air dan ikan cupang Anda akan mulai mati lemas.

Ada banyak orang yang mengklaim bahwa pembersihan rutin dapat membantu mengatasi masalah ini, tetapi sebenarnya tidak.

Jika Anda memiliki vas kecil berisi ikan cupang, Anda dapat membersihkan vas tersebut setiap hari, tetapi air akan selalu kotor, dan hal ini akan selalu berdampak buruk bagi cupang Anda.

3. Tidak ada pemanas

Ikan cupang berasal dari daerah beriklim hangat. Artinya, mereka membutuhkan air yang relatif hangat untuk hidup.

Baca juga: Cara mengatasi perut kembung pada ikan cupang

Tubuh ikan cupang pada dasarnya diciptakan untuk itu. Jika air tempat mereka berenang belum mencapai suhu yang dibutuhkan, ikan cupang akan menjadi sangat dingin.

Hal ini akan menyebabkan kematian dini ikan cupang. Tidak. Ikan cupang yang dipelihara di penangkaran tidak akan “berevolusi” menghadapi air yang lebih dingin di dalam vas.

Mereka mungkin telah dibesarkan di penangkaran, tetapi masih membutuhkan kehangatan tertentu di air.

4. Luas permukaan tidak mencukupi

Ikan cupang bernapas sedikit berbeda dengan ikan lainnya. Ini karena cara mereka hidup di alam liar.

Baca juga: Tips Menciptakan Lingkungan agar Ikan Cupang Berusia Panjang

Dalam kasus normal, ikan bisa mendapatkan oksigen dari air. Meskipun ikan cupang juga melakukan ini, umumnya tidak ada cukup oksigen di air yang biasanya mereka gunakan untuk berenang di alam liar.

Ini karena air cenderung lebih dangkal dan lebih padat. Jadi ikan cupang akan secara teratur kembali ke permukaan untuk mendapatkan oksigen dalam jumlah besar ke dalam sistemnya.

Masalah dengan vas adalah kemungkinan tidak akan ada cukup air yang mengalir ke bagian atas vas untuk dihirup saat kembali ke permukaan. Sekali lagi, ini kemungkinan besar akan menyebabkan ikan cupang mati lemas.

5. Ikan cupang adalah karnivora

Ada sebagian orang yang percaya bahwa ikan cupang memakan tumbuhan. Padahal, ikan cupang adalah karnivora.

Ilustrasi ikan cupang di akuarium. SHUTTERSTOCK / PANPILAI PAIPA Ilustrasi ikan cupang di akuarium.

Jika ikan cupang Anda kebanyakan memakan tanaman, ini akan menimbulkan masalah. Beberapa orang memasukkan ikan cupang ke dalam vas dan mengharapkan mereka memakan tanaman.

Ikan cupang membutuhkan protein hewani untuk memasuki sistemnya, yang dapat menyebabkan lebih banyak masalah. Ikan cupang biasanya makan dari permukaan air.

Mereka suka memakan lalat dan serangga apapun yang ada di atas air. Ini mungkin sulit dilakukan saat cupang sedang berenang di dalam vas.

Baca juga: 7 Hal Yang Dapat Menyebabkan Perut Ikan Cupang Kembung

Anda dapat menjatuhkan pengumpan hidup, seperti cacing, ke dalam vas, tetapi ini akan membuat vas terlalu padat. Protein hewani juga terurai secara berbeda dalam air, yang pada gilirannya berkontribusi pada masalah bakteri.

Ini mungkin bukan alasan utama mengapa Anda harus menghindari cupang di dalam vas. Namun, Anda harus benar-benar menyadari bahwa ikan cupang memiliki pola makan yang berbeda dari kebanyakan ikan akuarium pada umumnya.

Memelihara ikan cupang di dalam vas akan menyulitkan Anda untuk menyediakan makanan yang mereka butuhkan.

Source