Jakarta menguji coba pembelajaran tatap muka di 85 sekolah

Jakarta hari ini memulai uji coba pembukaan kembali 85 sekolah menjelang dimulainya kembali pembelajaran tatap muka secara nasional pada bulan Juli.

Dewan Pendidikan Jakarta mengatakan 85 sekolah, yang terdiri dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas di enam kotamadya ibu kota sedang melakukan uji coba hingga 29 April. Guru dan staf di sekolah yang dipilih telah sepenuhnya diinokulasi terhadap COVID-19.

Anak-anak di kelas 3 ke bawah tidak ikut serta dalam uji coba. Anak-anak yang lebih tua yang ikut serta akan menghadiri kelas dengan jadwal bergulir untuk mengamati kapasitas 50 persen di setiap sekolah.

Uji coba tidak wajib bagi siswa di sekolah terpilih.

“Orang tua berhak sepenuhnya untuk memutuskan apakah mereka ingin anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka atau melanjutkan sekolah dari rumah,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza “Ariza” Patria mengatakan keberhasilan uji coba dapat membuka jalan bagi pembukaan kembali sekolah di ibu kota secara lebih luas dalam waktu dekat.

Sebaliknya, rencana untuk membuka kembali sekolah dapat dievaluasi jika uji coba mengarah pada wabah COVID-19 baru.

Secara nasional, pemerintah Indonesia menargetkan sekolah-sekolah di seluruh negeri untuk dibuka kembali sebagian pada saat tahun ajaran baru dimulai pada bulan Juli, sambil menunggu keberhasilan program vaksinasi untuk sekitar 5 juta guru dan staf sekolah.

Source