Investor Kabur Usai Penjualan AEON Mall, Saham Sentul City Jatuh

Jakarta

Pergerakan saham PT Sentul City Tbk (BKSL) jatuh bebas ke level Rp 54 per saham. Saat ini, saham emiten properti turun 5,26% ke level auto reject terendah (ARB). Penurunan ini terjadi sehari setelah perusahaan menjual AEON Mall kepada investor Jepang.

Berdasarkan data RTI, Selasa (20/4/2021), hingga pukul 13.48 WIB, sebanyak 404,01 juta saham BKSL telah ditransaksikan dengan nilai transaksi Rp 22,15 miliar. Sedangkan frekuensi perdagangan saham BKSL mencapai 6.354 kali.

Sebelumnya, Sentul City menjual AEON Mall Sentul City kepada investor Jepang yaitu AEON Jepang yang diwakili oleh PT AEON Mall Indonesia. Transaksi tersebut dilakukan pada 15 April 2021.

“Perseroan telah menjual tanah dan bangunan AEON Mall Sentul City kepada PT AEON Mall Indonesia,” tulis Direktur Utama Sentul City Tjetje Muljanto dalam keterbukaan informasi, Senin (19/4/2021).

AEON Mall Sentul City dijual dengan harga Rp 1,9 triliun. Salah satu uangnya akan digunakan untuk melunasi pinjaman kepada PT Bank BNI Tbk (BBNI) sebesar Rp 900 miliar.

Dari hasil penjualan tersebut, Sentul City juga akan menggunakan dana tersebut untuk membiayai kegiatan operasional, memenuhi perjanjian, dan meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada kuartal kedua tahun 2021.

“Tentu sangat membantu cash flow kita,” jelasnya.

Proses penjualan AEON Mall Sentul City ditandatangani oleh Direktur Utama PT Sentul City (BKSL) Tjetje Muljanto, Direktur PT Sentul City Iwan Budiharsana, dan Direktur Utama PT AEON Mall Indonesia Daisuke Isobe di Marketing Gallery Sentul City, Jalan MH Thamrin , Kav 8, Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Baca juga Video: Investor Ferdie Darmawan Memberi Tips Agar Tidak Terjebak Dealer Saham

[Gambas:Video 20detik]

(hek / fdl)

Source