[INSIGHT] Kudeta militer di Myanmar dan dampaknya terhadap ASEAN – Opini

Pou Sothirak, Philips J. Vermonte, Herizal Hazri, Herman Joseph S. Kraft, dan Thitinan Pongsudhirak
Phnom Penh / Jakarta / Kuala Lumpur / Manila / Bangkok Kudeta militer Myanmar pada hari Senin merupakan masalah yang sangat memprihatinkan baik bagi negara itu sendiri maupun Asia Tenggara sebagai sebuah wilayah. Setelah pemilihan umum 8 November, kudeta tersebut tampaknya merupakan upaya untuk membalikkan kemenangan telak partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) baik di Gedung Parlemen Atas dan Bawah. Penangguhan lembaga demokrasi Myanmar dapat membuktikan kemunduran serius bagi transisi negara yang berani menuju demokrasi dan liberalisasi politik kurang dari satu dekade lalu. Perbedaan politik yang mungkin menyebabkan keadaan darurat saat ini, yang dijadwalkan berlangsung selama satu tahun, dapat dikelola dan diselesaikan melalui dialog yang konstruktif dan cara sah lainnya tanpa kita …

Source