Ini kandungan vaksin Covid-19, apakah ada microchipnya?

Jakarta, CNBC Indonesia – Negara-negara di seluruh dunia berlomba untuk mendapatkan vaksin Covid-19 untuk mengakhiri pandemi. Tapi gelombang penolakan vaksin terus berlanjut. Hal ini dikarenakan adanya teori konspirasi tentang kandungan bahan vaksin. Salah satu vaksin mengandung microchip, bukan?

Salah satu teori konspirasi yang beredar di masyarakat adalah bahwa vaksin disusupi microchip. Kabar bohong ini dihembuskan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk menyerang pendiri Microsoft Bill Gates yang sangat menaruh perhatian besar pada tuntasnya pandemi dari muka bumi.

Hoaks ini beredar luas di Amerika Serikat (AS) pada pertengahan tahun ini. Menurut Survei Yahoo / YouGov, 44% responden yang mendukung Partai Republik percaya teori konspirasi mikrochip dalam vaksin Covid-19 dibandingkan dengan 19% pendukung partai Demokrat.

Teori ini dihembuskan karena pihak yang tidak bertanggung jawab ingin mengetahui motif utama Bill Gates menghabiskan ratusan juta dolar AS untuk menangani Covid-19 dan menemukan vaksin.

Apalagi Bill Gates merupakan salah satu orang yang memprediksi adanya pandemi yang akan membunuh banyak orang. Ini dia ungkapkan pada 2015 pada diskusi kesehatan di mana dia menyatakan negara-negara di seluruh dunia tidak akan siap menghadapi pandemi mendadak.

Tentang hoax tersebut, Bill Gates pun angkat bicara dengan menyebut hal ini sebagai sesuatu yang tidak lucu sama sekali.

“Di satu sisi, ini sangat aneh di mana Anda hampir ingin melihat ini sebagai sesuatu yang lucu, tapi sebenarnya bukan hal yang lucu,” kata Bill Gates seperti dikutip US Today, Selasa (22/12/2020). “Hampir sulit untuk menyangkal tipuan ini karena sangat bodoh atau aneh.”

Isi sebenarnya dari vaksin Covid-19 berlanjut di halaman berikutnya.

Source