Ini adalah daftar gejala tidak biasa yang diderita pasien Covid-19

Bisnis.com, JAKARTA – Seiring waktu, semakin banyak informasi yang diketahui tentang penyakit Covid-19, termasuk berbagai gejala tidak biasa yang ditemukan oleh para peneliti di berbagai negara.

Meskipun virus dapat menyerang bahkan orang sehat, dampaknya paling menonjol pada mereka yang menderita masalah medis yang sudah ada sebelumnya atau memiliki penyakit penyerta.

Beberapa gejala yang membuat pasien tak mampu melakukan tugas yang tergolong sederhana. Selain itu, Covid-19 juga telah menyebabkan banyak komplikasi yang dilaporkan termasuk kehilangan pendengaran, rambut rontok yang berlebihan, dan sebagainya.

Selain gejala umum yang biasanya ditemukan pada banyak pasien, Covid-19 juga memiliki beberapa gejala yang tidak umum. Dilansir dari Times of India, Rabu (23/12), berikut ini beberapa gejala tidak biasa yang dapat memengaruhi kesehatan setelah terdiagnosis Covid-19.

1. Mialgia dan nyeri punggung yang parah

Nyeri otot atau mialgia adalah salah satu faktor umum dari berkembangnya virus secara cepat di dalam tubuh, yang dapat menyebabkan nyeri otot dan menggigil pada persendian dan otot.

Nyeri punggung, nyeri sendi, dan peradangan bisa sangat umum terjadi selama hari-hari puncak infeksi dan menyebabkan ketidaknyamanan. Gejala ini dapat dialami di banyak area sensitif dan kaya pembuluh darah.

Saraf, tendon, persendian, dan ligamen juga bisa mengalami nyeri. Sakit punggung dan sakit kepala yang menyiksa juga bisa dialami jika demam terus berlanjut dan bisa menyebabkan peradangan akut.

2. Degenerasi fisik dan penurunan berat badan

Serangan Covid-19 bisa membuat orang merasa lelah dan kehilangan nafsu makan. Untuk pasien yang menderita gejala parah, penurunan berat badan adalah efek samping umum dari penyakit ini.

Dengan tertular virus korona baru, tubuh kehilangan stamina dan massa otot, asupan makanan berkurang drastis dan dalam kebanyakan kasus kelemahan fisik yang ekstrim juga bisa dialami.

Penurunan berat badan yang tidak biasa juga merupakan gejala peradangan cepat atau infeksi kronis. Masalah gastronomi juga bisa mempengaruhi usus, jadi penting untuk mengikuti pola makan yang sehat selama masa pemulihan.

3. Lonjakan tekanan darah

Gumpalan darah dan hipertensi dapat menjadi dua tanda infeksi Covid-19 parah yang sering kali luput dari perhatian. Inilah salah satu alasan mengapa pasien dengan gejala ringan juga harus diperiksa.

SARS-COV-2 dapat memasuki aliran darah dan membekukan arteri serta lapisan dada dan jantung, yang dapat mengganggu aliran darah beroksigen melalui bagian-bagian penting tubuh.

Dokter juga melihat banyak pasien muda datang ke rumah sakit dengan komplikasi pembekuan darah, menunjukkan bagaimana Covid-19 dapat menyebabkan masalah serius jika diabaikan.

4. Trombosis dan kaki mati rasa

Gumpalan darah dapat menyebabkan komplikasi berbahaya lainnya, seperti trombosis vena dalam di kaki dan masalah tungkai, yang dapat menyebabkan masalah besar dalam jangka panjang.

Gejala aneh ini bisa lebih umum terjadi pada mereka yang berusia lebih tua, dan rentan terhadap masalah peradangan kronis. Di sisi lain, banyak juga yang mengeluhkan mati rasa pada anggota tubuh dan kulit yang berkedut.

5. Saturasi oksigen

Hipoksia muncul sebagai salah satu gejala yang tidak biasa, tetapi merupakan tanda paling fatal dari keparahan Covid-19 yang dapat menyerang siapa saja.

Sementara tingkat oksigen di bawah 90 dikatakan berbahaya, beberapa orang tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan pada tingkat saturasi oksigen yang rendah dan kemudian menderita komplikasi yang mematikan.

6. Cegukan

Menurut dokter, cegukan adalah gejala terbaru dan mungkin gejala paling tidak biasa dari penyakit Covid-19 yang harus diwaspadai oleh perawat dan pasien.

Studi kasus menunjukkan bahwa cegukan yang terus-menerus mungkin merupakan manifestasi COVID-19 yang jarang dan tidak biasa. Dalam beberapa kasus, cegukan ini bisa berlangsung lebih dari 48 jam.

Konten Premium

Masuk / Daftar


Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga yang terkena virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, bantu donasi sekarang! Klik di sini untuk lebih jelasnya.

Source